Kampung pelangi yang ada di pebukitan yang kerap disebut Gunung Brintik itu mulai dicat pada bulan April lalu dengan dukungan Pemkot Semarang, pengusaha, dan warga sekitar. Tahap pertama sudah selesai dan ternyata langsung viral di dunia maya.
"Dulu kampung Gunung Brintik, sekarang viral bahkan di internasional, Kampung Pelangi. Kampung ini akan kita tata, kalau hari ini tahap pertama selesai akan ada penyelesaian tahap kedua 4 minggu ke depan. Ada 325 rumah yang dicat, ini baru sebagian," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi usai jalan sehat di Kampung Pelangi, Randusari, Semarang Selatan, Kamis (18/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini anggarkan Rp 16 miliar. Kita akan tata salura drainase, sungai dibuat rapi, membuat jalur pedestrian sehingga wisatawan bisa jalan-jalan. Kemudian membuat foodcourt dan tempat parkir. Ini sudah dilelang," tandas Hendi.
Nantinya Kampung Pelangi akan terlihat menyatu dengan pasar bunga di depannya setelah semua fasilitas dibangun. Pasar bunga tersebut sebelumnya juga sudah dipercantik Pemkot Semarang sehingga akan menjadi satu kawasan wisata yang menarik.
Hendi juga berharap tidak hanya perbaikan fisik kampung, tapi nantinya ada kegiatan perbaikan perekonomian untuk warga. Salah satunya dengan membuka peluang warga menjual suvenir khas Kampung Pelangi.
"Kampung sudah di-branded, maka bisa buat souvenir, stiker, gatungan kunci, kaos. Akan jadi sebuah kreasi ekonomi dan menumbuhkan perekonomian," ujarnya.
Wali Kota juga membentuk kelompok sadar wisata di Kampung Pelangi agar lokasi itu nyaman sebagai lokasi wisata. Warga juga diharapkan bersedia menyediakan fasilitas seperti toilet umum atau menjual makanan serta minuman untuk pengunjung.
"Ada ide, pertama pelayanan service, misal di sini harus ada toilet umum, warung makan representatif, kedai minum," kata Hendi.
Usul-usul untuk menambah keramaian di Kampung Pelangi juga masih ditampung, salah satunya Wali Kota mengusulkan adanya gembok cinta, jadi pengunjung bisa menulis namanya dengan pasangan digembok dan dipasangkan ke pagar.
Meski masih bakal banyak perubahan di Kampung Pelangi, pesonanya tidak bisa dicegah dan langsung menyebar di media sosial. Tidak hanya itu, media asing juga mengangkat soal Kampung Pelangi Semarang antara lain Daily Mail, The Independent, Business Insider, dan majalah mode Vogue.
Bagi yang belum tahu lokasi Kampung Pelangi, lokasinya tidak jauh dari Tugu Muda dan Lawang Sewu. Cukup berjalan ke arah Selatan di Jalan dr Sutomo, maka traveler akan melihat pasar bunga di sisi kiri. Nah, di belakang pasar bunga itulah kampung yang sedang hitz itu berada.
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang