Hari ini internet dan media masa tengah heboh akan kejadian event prostitusi gay 'The Wild One' di kawasan Kelapa Gading Barat, Jakut. Di Indonesia, kehadiran kaum LGBT memang masih mendapat tentangan. Terlebih dengan adanya 'pesta' gay yang dilangsungkan sebelum bulan Ramadan.
Indonesia pun bukan satu-satunya negara yang responsif terhadap kelompok gay, lesbian, biseksual dan transgender. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Senin (22/5/2017), media Out Traveler sempat membuat berita khusus tentang negara-negara yang melarang keras praktik LGBT. Berikut di antaranya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nigeria merupakan negara pertama di Afrika yang menolak keras keberadaan kaum gay dan sejenisnya. Diketahui, sekitar 97 persen masyarakat Nigeria menolak keras keberadaan kaum LGBT.
Apabila ketahuan melakukan hubungan seks sesama jenis di Nigeria, hukumannya adalah 14 tahun penjara. Keberadaan kaum LGBT pun juga dianggap ilegal.
2. Honduras
Di Honduras, agaknya keberadaan kaum gay menjadi momok bagi masyarakatnya. Sejak tahun 2009, tercatat semakin meningkatnya kekerasan terhadap kelompok LGBT.
Kejadian pembunuhan kelompok LGBT pun seakan menjadi hal yang lumrah. Pihak otoritas setempat pun seakan tidak melakukan upaya untuk menangkap pelaku kejahatannya.
3. Zimbabwe
Seperti Nigeria, pemerintah Zimbabwe juga sangat represif terhadap kaum gay. Presiden Mugabe bahkan sampai membuat pernyataan, kalau keberadaan kaum gay dapat merusak sebuah negara.
Pernyataan Mugabe pun dengan serta merta diiyakan oleh rakyatnya. Hukuman paling buruk yang bisa menimpa kelompok LGBT di Zimbabwe adalah pemenggalan.
4. Jamaika
Senada dengan Nigeria dan Zimbabwe, pemerintah Jamaika juga sangat menentang kaum Gay. Di Jamaika, hubungan seks dengan sesama jenis merupakan hal yang dianggap ilegal.
5. Senegal
Agaknya ada banyak sekali negara Afrika yang menentang keras kaum gay. Senegal pun menjadi salah satu negara yang secara keras menentang. Pada tahun 2013 lalu, sekelompok kaum LGBT saja sampai dimasukkan dalam penjara karena adalah gay.
6. Sudan
Seperti negara Afrika lainnya, Sudan melarang keras hubungan sesama jenis seperti kelompok gay dan lesbian. Bahkan menurut laporan dari Kemendagri Sudan, penyerangan kerap terjadi pada kelompok Gay pada tahun 2011 silam.
7. Lithuania
Di luar Afrika, Lithuania menjadi satu negara yang menolak kaum gay. Sudah ada banyak propaganda bernada anti gay yang dilangsungkan di sana.
8. Mesir
Menjadi seorang gay di Mesir dianggap sebagai bentuk kriminal dan kebejatan. Pemerintah Mesir pun sering melakukan razia di tempat mandi umum hingga 'menjaring' kaum gay lewat internet dan ponsel.
9. Rusia
Mirip Lithuania, Rusia juga mengkampanyekan propaganda hukum anti gay. Rusia pun sangat sentimen pada kaum gay, contohnya lewat pelarangan menyetir bagi kaum transgender dan lainnya.
10. Uganda
Terakhir ada Uganda yang dengan keras melarang kaum gay. Bahkan, dahulu Uganda sempat dikenal akan seruannya untuk membunuh hingga memenjarakan kaum gay.
Faktanya, kaum gay masih mendapat sangat sedikit tempat di banyak negara dunia. Namun satu yang pasti, 10 negara di atas melarang keras didatangi kaum gay walau hanya untuk liburan.
(rdy/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru