Hal tersebut diberitakan situs berita internasional, seperti News Australia dan The Sun baru-baru ini. Dirangkum detikTravel, Selasa (23/5/2017) pesawat Ryanair sedang terbang dari Bandara Leeds Bradford di Inggris ke Kota Faro di Portugal.
Situasi di pesawat sudah tidak enak sejak awal pesawat mau berangkat. Sebabnya, pesawat delay sehingga penumpang harus menunggu lama. Pun saat duduk di pesawat, awak kabin memberitahu bahwa hanya toilet di belakang pesawat saja yang berfungsi. Sedangkan toilet di bagian depan lagi rusak dan tak bisa digunakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu awak kabin yang melihat hal itu naik pitam. Usut punya usut, jaketnya terkena cipratan dari pisis si pria itu. Jadilah keributan di dalam pesawat.
"Kamu mau tidak kalau saya pipis di barang bawaan kamu?" kata awak kabin tersebut dengan nada tinggi.
Cekcok tak terhindarkan. Beruntung, beberapa penumpang lain menengahi adu mulut antara awak kabin dan beberapa penumpang lain. Dari keterangan Ryaniar, begitu pesawat mendarat lantas pihak kepolisian setempat mengambil alih. Polisi mengiring penumpang yang pipis di botol karena dianggap bikin onar. Belum ada pemberitaan lanjut, apakah dia ditahan atau hanya mendapat teguran?
"Kami tidak mentolerir perilaku penumpang yang menganggu kenyamanan penumpang lain dan awak kabin. Sekarang masalah tersebut ditangani oleh kepolisian setempat," ujar pernyataan resmi Ryanair. (aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah