Begini Cara Walikota Florence 'Usir' Turis Nakal

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Begini Cara Walikota Florence 'Usir' Turis Nakal

Johanes Randy Prakoso - detikTravel
Senin, 05 Jun 2017 03:59 WIB
Begini Cara Walikota Florence Usir Turis Nakal
Ilustrasi Florence (Thinstock)
Florence - Turis nakal yang tak bertanggung jawab memang menjadi masalah, tidak terkecuali di Florence Italia. Untuk yang satu itu, walikota Florence punya solusi unik.

Kota Florence atau yang dikenal sebagai Firenze dalam dialek lokal dikenal akan sejumlah benda seni dan objek wisata bersejarah yang tak ternilai. Sayangnya, tak sedikit terjadi aksi vandalisme hingga pengrusakan oleh turis nakal.

Tidak hanya corat-coret atau merusak benda seni, tak sedikit juga turis yang gemar piknik di objek wisata Florence saat jam makan siang dan meninggalkan sampah sembarangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengakali ulah turis nakal, Walikota Florence yang bernama Dario Nardella punya sebuah inisiatif. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Senin (5/6/2017), caranya adalah dengan menyiram pelataran objek wisata dengan air saat jam makan siang seperti diberitakan media The Guardian.

Baca juga: Tulis Nama Pakai Eyeliner di Katedral, Turis Jepang Didenda

"Kami tidak punya masalah dengan turis. Kami tahu kalau turis adalah sumber pemasukan bagi kota kami, tapi telah terjadi kenaikan turis yang tidak menghargai peninggalan budaya kami. Duduk di tangga gereja, makan dan meninggalkan sampah di sana," ujar Dario.

Namun tidak hanya di tangga gereja bersejarah, metode serupa juga akan dilakukan Dario di sejumlah jalanan objek wisata sejarah di Florence. Pada intinya, turis akan sungkan untuk duduk ketika lantai atau tanah yang ada basah.

"Kami ingin mengusir turis yang suka nongkrong. Jika mereka duduk, mereka akan basah. Ketimbang memberlakukan denda, kami kira pendekatan ini jauh lebih elegan," jelas Dario.

Untuk soal tegas, Dario memang tidak segan-segan pada turis nakal atau berbagai kemungkinan yang bisa memberi dampak buruk pada Florence. Tahun lalu saja, Dario menolak keinginan gerai fastfood ternama asal AS untuk membuka cabang di dekat objek wisata bersejarah Piazza del Duomo. Luar biasa ya. (rdy/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads