Kalau Jakarta punya Patung 'Selamat Datang', maka di Kota Kopenhagen, Denmark patung paling terkenal yang jadi ikon ibu kota Denmark adalah patung mermaid, alias putri duyung. Patung ini sudah menjadi legenda dunia, dan jadi daya tarik wisata Kota Kopenhagen.
Namun sayang, patung yang jadi buruan para wisatawan ini jadi korban tindakan vandalisme yang dilakukan tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab. Padahal, patung yang terinpirasi dari kisah dongeng Hans Cristian Andersen ini begitu populer di mata turis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BACA JUGA: Ini Dia Patung Putri Duyung yang Jadi Legenda Dunia
Tak hanya itu, patung ini juga ditulisi 'Free Abdulle' di bagian pondasi depan patung. Rupanya ini merujuk pada Abdulle Ahmed, pengungsi asal Somalia yang ditahan di Denmark sejak tahun 2001.
Petugas langsung bertindak cepat dengan membersihkan cat berwarna biru putih yang menempel di badan patung. Rupanya ini bukan kali pertama patung putri duyung Denmark di vandalisme.
Sudah 2 kali tindak vandalisme dilakukan kepada patung Putri Duyung hanya dalam tempo waktu 2 minggu ini. Sebelumnya, pada Rabu (30/5) patung yang dibangun sejak tahun 1913, juga mengalami tindakan vandalisme serupa. Waktu itu, patung mermaid juga disiram oleh cat. Tapi bukan dengan warna putih biru, tapi dengan warna merah.
Patung mermaid ini memang jadi sasaran empuk tindakan vandalisme. Tak hanya disiram cat, patung putri duyung juga pernah digulingkan dari batu pondasinya, sampai pernah juga kepalanya dipenggal.
Baca Juga: 'Putri Duyung' di Denmark Rayakan Ulang Tahun ke-100 (wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru