Pemprov NTT Kaji Prospek Wisata Nonton Paus di Lembata

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pemprov NTT Kaji Prospek Wisata Nonton Paus di Lembata

Petrus Ola - detikTravel
Selasa, 20 Jun 2017 13:50 WIB
Pemprov NTT Kaji Prospek Wisata Nonton Paus di Lembata
Pembahasan prospek wisata Paus di Lembata (Petrus Ola/detikTravel)
Kupang - Wisata nonton paus di Lembata tengah dikaji prospeknya oleh Pemprov NTT dan juga Kemenpar. Ini guna untuk melestarikan paus di habitatnya.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata melakukan kajian bisnis wisata menonton ikan paus di perairan NTT.

"Wisata menonton ikan paus ini guna menarik minat wisatawan eropa dan Australia," kata Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Jelamu, kepada detikTravel, Selasa (20/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NTT, menurut dia, dikenal dengan budaya menangkap ikan paus yang dilakukan secara tradisional oleh warga Lamalera, Kabupaten Lembata. Namun, budaya tersebut masih ditentang oleh dunia internasional, terutama para pemerhati lingkungan hidup.

"Rata-rata wisatawan dari Eropa dan Australia tidak mau ada pembunuhan terhadap hewan atau darah," ujar Jelamu.

Wisata menonton ikan paus ini, kata dia, karena perairan NTT sering menjadi daerah transit ikan paus, terutama di perairan Lembata, Flores Timur dan Alor. Perairan NTT memiliki habitat laut dalam dan pelintasan 18 jenis paus, termasuk dua jenis paus kharismatik yakni paus biru (Balenoptera Mausculus) dan paus sperma (Physter macrocephalus).

Dia mengatakan menonton paus dan lumba-lumba (Setasea) di alam liar adalah industri yang berkembang pesat dengan keuntungan mencapai US$ 1,5 Juta dollar setiap tahunnya.

Karena itu, pihaknya mulai melakukan sosialisasi draf rencana pengembangan dan rencana bisnis menonton puas dan lumba- lumba kepada semua stekholder yang terlibat. (wsw/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads