Maka, bakal digelarlah Silaturahmi Nasional (Silatnas) Raja dan Sultan Nusantara ke-V di Gedung Nusantara DPR RI Jakarta, pada 27-28 Juli 2017. Akan dibuka secara resmi oleh Pimpinan DPR-RI, Fadli Zon.
"Silatnas sudah digelar sejak tahun 2008, yang ke-5 nanti akan dihadiri oleh 600 orang, mereka adalah raja, sultan, datu dan ratu dari seluruh Indonesia," ujar Sekjen Badan Pengurus (BP) Silatnas Raja dan Sultan Nusantara, Upu Latu ML Benny Ahmad Samu-Samu sebagai Raja Samu-Samu Van De Laatste Von Koning Stamboom, dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (11/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry Oentoro Drajat Ketua Tim Pokja Percepatan Borobudur, yang juga pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural turut hadir dalam jumpa pers tersebut. Menurutnya, penigngalan kerajaan dan kesultanan di Indonesia merupakan warisan budaya, sekaligus daya tarik wisata.
"Itu adalah kekayaan masa lalu, jadi aroma untuk orang-orang untuk datang ke Indonesia. 60 Persen turis datang ke Indonesia adalah tertarik dari budaya," tuturnya.
Dia menambahkan, peran raja, sultan, dan datu Nusantara sangat penting dalam memperkuat jatidiri bangsa , termasuk dalam menggali dan mengembangkan kearifan lokal. Sisi lain peninggalan fisik berupa bangunan, kerajaan keraton dan kesultanan di beberapa daerah di Indonesia yang hingga kini terawat baik menjadi bagian penting dalam memperkuat unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas). (aff/wsw)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru