Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 12 Jul 2017 13:40 WIB

TRAVEL NEWS

Tarif Jasa Pelabuhan Bagi Kapal Wisata Bakal Lebih Murah

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Foto: Ilustrasi kapal pesiar (dok Kemenhub)
Foto: Ilustrasi kapal pesiar (dok Kemenhub)
Jakarta - Ikut mendukung pertumbuhan pariwisata, Kemenhub memberikan keringanan tarif jasa kepelabuhanan untuk kapal wisata. Mulai dari yacht hingga kapal pesiar.

Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut memberikan keringanan tarif jasa kepelabuhanan untuk kapal wisata. Direktur Jenderal Perhubungan Laut A Tonny Budiono menyebutkan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang mendatangkan devisa untuk negara, sehingga harus didukung oleh semua pihak termasuk Kemenhub.

Kapal-kapal wisata tentunya dapat mendukung dan meningkatkan sektor pariwisata Indonesia. Pihaknya pun telah mengeluarkan surat pemberian keringanan (discount reduksi) tarif jasa kepelabuhanan bagi kapal yacht, super yacht dan kapal pesiar No: PP 002/5/14/ DJPL-17 pada tanggal 24 Mei 2017, yang ditujukan kepada para Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia I sd IV (persero).

"Keringanan jasa kepelabuhanan dimaksud dilakukan untuk menarik kapal-kapal pesiar agar bersandar di Indonesia, dan tentunya dapat bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan di negara tetangga khususnya negara ASEAN," urai Tonny dalam rilis kepada detikTravel, Rabu (12/7/2017).

BACA JUGA: Indonesia Ingin Jadi Tempat Parkir Favorit Super Yacht & Cruise Dunia

Pemberian keringanan itu, kata Tonny sesuai dengan Peraturan Menteri (PM) Nomor 6 Tahun 2013 tentang Jenis, Struktur, dan Golongan Tarif Jasa Kepelabuhanan bahwa pemberian keringanan (diskon/reduksi), tarif diferensiasi, tarif progresif, tarif reward, dan penalty, diberikan oleh Badan Usaha Pelabuhan Secara Langsung.

Dengan demikian, diharapkan agar ke depannya sektor pariwisata dapat terus berkembang pesat untuk menunjang perekonomian negara. Selanjutnya, Dirjen Tonny juga menegaskan agar kendati diberikan keringanan tarif jasa kepelabuhanan, keselamatan pelayaran juga harus diutamakan tanpa kompromi.

"Jadi di samping pemberian keringanan tarif jasa kepelabuhanan untuk kapal yacht, super yacht dan cruise, kami tetap mengingatkan agar keselamatan pelayaran untuk diutamakan tanpa kompromi," tutup Tonny. (krn/krn)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED