Momen itu terlihat ketika Presiden Jokowi memasuki area utama Jember Fashion Carnaval (JFC) di Alun-alun Jember, Minggu (13/8/2017). Mereka bertiga tampak berbincang, sebelum berpose di depan awak media.
Sayang, awak media tidak terlalu jelas mendengar apa yang mereka bicarakan. detikTravel pun mengonfirmasi kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Arief berujar kalau Presiden Jokowi mau membuat event semacam JFC namun skalanya lebih besar, nasional. Dapat diadakan di Jakarta atau di kota-kota lain yang setahun bisa diadakan sampai dua kali.
"Nama dari saya untuk event yang dimaksud adalah Indonesia Cultural Carnival (ICC) atau Karnaval Kebudayaan Indonesia (KKI)," ujar Arief.
Jember Fashion Carnaval sudah eksis sejak tahun 2001. Beberapa kali pula, karnaval di bawah arahan Dynand Fariz itu telah tampil di event-event internasional. Jika permintaan Jokowi adalah event tingkat nasional, maka bisa dibayangkan betapa meriah dan kayanya budaya Indonesia dalam satu karnaval. (bnl/bnl)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah