Menteri asli 'lare Using' ini, bagi-bagi hadiah di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Sabtu (9/9/2017). Konsepnya pun sama, bagi yang bisa menjawab pertanyaan Menpar, dialah yang berhak mendapatkan hadiah uang nominal Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu.
"Kalau Pak Presiden Jokowi Bagi-bagi sepeda. Lah saya bagi duit aja," ujar Menpar (Menteri Pariwisata) Arief Yahya, kepada para pemilik Homestay Di Desa Kemiren, dalam acara Peningkatan Kapasitas Usaha Masyarakat Destinasi Pariwisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebersihan, Keindahan, Keamanan, Kenangan dan Ketertiban," ujar salah satu pemilik Homestay yang langsung mendapatkan uang dari Menpar Arief Yahya.
Menpar pun sempat membagikan hadiah secara langsung (Ardian/detikTravel) |
"Ayo siapa lagi. Sebutkan kebersihan yang mendasar di rumah dan homestay?" tanya Menpar.
Beberapa pemilik homestay langsung berebut. "Pak saya pak. Toilet pak harus bersih," ujar salah satu pemilik homestay yang langsung mendapatkan uang Rp 200 ribu dari Menpar.
Dukungan pun diberikan Menpar Arief untuk pengembangan homestay (Ardian/detikTravel) |
Selain bagi-bagi duit, Menpar Arief juga membagikan bantuan dari Kementerian Pariwisata RI, kepada 55 pemilik homestay di Desa Kemiren, yang diterima simbolis oleh Kepala Desa Kemiren. Bantuan tersebut berupa perlengkapan kebersihan dan furniture kamar seperti lemari pakaian, keranjang sampah, sprei, tong sampah besar dan 6 kloset jongkok. Selain itu juga diserahkan bantuan lima set handy talkie.
"Ini janji saya untuk membantu pengembangan homestay di Banyuwangi. Bantuan ini sebagai stimulus bagi para pemilik homestay di Banyuwangi agar terus meningkatkan pelayanan bagi wisatawan," kata Menpar. (rdy/aff)











































Menpar pun sempat membagikan hadiah secara langsung (Ardian/detikTravel)
Dukungan pun diberikan Menpar Arief untuk pengembangan homestay (Ardian/detikTravel)