Alun-alun Keraton Kasepuhan dijadikan sebagai tempat pembukaan Festival Keraton Nisantara (FKN) XI dan pelepasan atau start Kirab Agung prajurit keraton se-Nusantara, Sabtu (16/9/2017). Ribuan prajurit dari berbagai keraton se-Nusantara mengikuti Kirab Agung. Tarian khas diiringi dengan musik tradisional menjadi tontonan menarik bagi wisatawan. Tak hanya di Alun-alun Keraton Kasepuhan, masyarakat juga berjejer disepanjang jalan yang dilalui Kirab Agung. Sementara, pelepasan Kirab Agung dilakukan sekitar pukul 10.20 WIB.
Kirab Agung dimulai dari Alun-alun Keraton Kasepuhan menuju Jalan Lemahwungkuk, kemudian dilanjut menuju Jalan Pecinan, dilanjut menuju Jalan Pasuketan, kemudian Jalan Bahagia, terus dilanjut hingga Jalan Karanggetas serta Jalan Siliwangi, dan berakhir di Alun-alun Kejaksan. Di titik akhir rute, ternyata masyarakat dan wisatawan sudah menunggu peserta kirab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: (Soedirman Wamad/detikTravel) |
Tak sedikit dari masyarakat dan wisatawan yang mengabadikan momen langka tersebut. Keunikan kostum dan kesenian yang ditampilkan para peserta kirab menjadi sangat menarik. Terlebih lagi, para peserta kirab tak segan menyapa masyarakat yang menonton.
Sultan Kasepuhan, Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat mengatakan, dari 150 keraton dan kesultanan yang hadir pada FKN XI sekitar 40 keraton yang mengikuti Kirab Agung. "Kurang lebih ada 40 keraton yang ikut kirab. Ini sangat luar biasa sekali, tiga sampai empat keraton yang dilepas saja sudah ratusan personil yang mengawal. Apalagi puluhan keraton, tentu ini menandakan tingginya antusias para peserta FKN," katanya saat ditemui detikTravel usai acara pembukaan FKN XI dan pelepasan Kirab Agung di Alun-alun Keraton Kasepuhan, Sabtu (16/9/2017).
Sementara itu, salah satu pengunjung, Yunifah (25) warga Indramayu mengatakan dirinya sengaja menyempatkan waktu untuk menonton kirab budaya. Bersama keluarganya, Yunifah mengaku menunggu acara kirab sekitar pukul 08.30 WIB. Wanita berkerudung itu mengaku terkesan dengan Kirab Agung para prajurit keraton se-Nusantara, karena menampilkan keberagaman.
Foto: (Soedirman Wamad/detikTravel) |
"Kostumnya bagus-bagus. Tadi ada juga yang menampilkan seni bela diri asal daerahnya," ucapnya.
Ia juga sengaja membawa kamera untuj mengabadikan momen langka tersebut. Kirab Agung yang ditampilkan Kasunan Surakarta Solo menurutnya paling menarik. "Ada dayang-dayangnya naik kuda. Keren, terus juga ratunya dikawal oleh penjaga yang berkuda. Banyak yang menarik. Jarang-jarang di Cirebon ada momen seperti ini," ucapnya.
Foto: (Soedirman Wamad/detikTravel) |












































Foto: (Soedirman Wamad/detikTravel)
Foto: (Soedirman Wamad/detikTravel)
Foto: (Soedirman Wamad/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh