Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 22 Sep 2017 17:40 WIB

TRAVEL NEWS

Masalah Klasik Kembangkan Pariwisata di Pulau Liran

Redaksi Travel
Pulau Liran yang cantik, namun infrasturkturnya masih sangat kurang (Eduardo/detikTravel)
Pulau Liran yang cantik, namun infrasturkturnya masih sangat kurang (Eduardo/detikTravel)
Liran - Kecantikan Pulau Liran di perbatasan RI-Timor Leste tidak diimbangi dengan baiknya infrastruktur. Aksesibilitas dan telekomunikasi masih jadi masalah klasik.

Jaringan telekomunikasi menjadi salah satu hal yang paling penting di Pulau Liran. Terbatasnya sinyal operator telekomunikasi membuat wilayah ini pun cukup terisolir.

Tak jarang masih banyak penduduk yang mengandalkan jaringan roaming dari Timor Leste untuk berkomunikasi di daerah ini.

Keberadaan BTS Telkomsel yang baru dibangun pada bulan lalu pun tak cukup banyak membantu, lantaran cakupan wilayahnya yang terbatas, termasuk sinyal internetnya.

Akses Pulau Liran masih susah (Eduardo/detikTravel)Akses Pulau Liran masih susah (Eduardo/detikTravel)
)

"Pakai jaringan Timor Leste mahal, beli kartunya saja sudah US$ 5 dolar. Ditambah beli vouchernya lagi, itu US$ 1 dolar untuk 1 menit 37 detik. Jadi mahal sekali. Kalau pakai jaringan sendiri kan tinggal daftar telpon, ada gratisnya dan murah lagi. Tapi sinyal internetnya hanya kencang saat Ibu Menteri (Rini Soemarno) kemarin ke sini saja. Sudah pergi, sinyal 4G nya juga pergi," kata Tulus, salah seorang warga Liran yang ditemui di lokasi, Rabu (20/9/2017).

Keberadaan infrastruktur lainnya seperti rumah sakit, perbankan, dan air bersih pun tergolong minim di daerah ini. Padahal daerah ini tergolong memiliki potensi wisata yang cukup besar jika bisa dikelola dengan baik. Wilayahnya yang dekat dengan Timor Leste seharusnya bisa menarik wisatawan dari negara itu datang ke sini.

Pulau Liran masih minim infrastruktur (Eduardo/detikTravel)Pulau Liran masih minim infrastruktur (Eduardo/detikTravel)


Hamparan pantai putih dan barisan pohon kelapa dengan kelapa mudanya siap disajikan langsung jika mau. Penampakan air laut yang tak kalah dengan Lombok menjadi satu modal besar untuk bisa mencuri perhatian wisatawan.

Ini membuat Indonesia tak salah jika dikatakan sebagai negeri yang kaya, karena hingga ke ujungnya wilayahnya pun menyimpan potensi besar untuk dikembangkan.

Namun lagi-lagi, akses jalan di Pulau Liran belum bisa memenuhi impian di atas. Butuh waktu jalan hingga 4 km menyusuri pantai berpasir untuk sampai ke salah satu dusun di balik bukit di Pulau Liran.

Kondisi jalanan di Pulau Liran masih memprihatinkan (Eduardo/detikTravel)Kondisi jalanan di Pulau Liran masih memprihatinkan (Eduardo/detikTravel)


Desa ini juga belum dialiri listrik. Desa Liran baru akan disambungkan transmisi listrik oleh PLN pada November mendatang.

Termasuk kendala transportasi, karena warga lebih banyak memilih berjalan kaki dalam aktivitasnya sehari-hari. Sedangkan kendaraan bermotor hanya dimiliki oleh beberapa orang saja. Jalanan yang ada pun masih banyak yang hancur dan belum terbuka keterisolasiannya. (eds/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Indahnya Telaga Menjer di Dieng

Minggu, 17 Des 2017 16:00 WIB

Wisata Alam di Dieng, memang tidak ada habisnya. Salah satu wisata alam yang bisa dinikmati adalah Telaga Menjer yang punya pemandangan cantik.