Memasuki tahun ke empat, sinergi antara pihak Garuda Indonesia dan Tourism Australia kembali dilakukan lewat penandatanganan MoU di Gedung Garuda Indonesia Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (3/11/2017. Turut hadir Nina Sulistyowati selaku Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia. Diungkapkan olehnya, ada kenaikan jumlah kunjungan oleh wisatawan Indonesia dan Australia selama setahun belakangan.
"Yang kita lihat dari penambahan kunjungan wisata dari Indonesia ke Australia dan sebaliknya juga," ujar Nina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih lebih banyak ke Australia, Australia yang ke sini hampir sekitar 263 ribu orang sampai September. Untuk yang dari Australia ke Indonesia kenaikan hampir 12%. Sini ke sana 521 ribu," ujar Nina.
Diungkapkan oleh Brent Anderson selaku Regional General Manager Southeast Asia Tourism Australia, bahwa jumlah wisatawan Indonesia yang liburan ke Australia mengalami jumlah yang cukup signifikan. Angkanya mencapai sekitar 17%.
"Jumlah wisatawan asal Indonesia ke Australia tumbuh 17% tahun ini, dan hal ini tidak akan terjadi tanpa adanya kerjasama yang kuat antara Garuda Indonesia dan Tourism Australia," ujar Brent. (rdy/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama