Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Nov 2017 16:36 WIB

TRAVEL NEWS

Faktanya, Lebih Banyak Orang Indonesia ke Australia Daripada Sebaliknya

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Suasana penandatanganan MoU antar Garuda Indonesia dan Tourism Australia (Randy/detikTravel)
Suasana penandatanganan MoU antar Garuda Indonesia dan Tourism Australia (Randy/detikTravel)
Jakarta - Wisatawan Australia masih menjadi salah satu pasar utama Pemerintah. Nyatanya, masih lebih banyak wisatawan Indonesia yang ke Australia ketimbang sebaliknya.

Memasuki tahun ke empat, sinergi antara pihak Garuda Indonesia dan Tourism Australia kembali dilakukan lewat penandatanganan MoU di Gedung Garuda Indonesia Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (3/11/2017. Turut hadir Nina Sulistyowati selaku Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia. Diungkapkan olehnya, ada kenaikan jumlah kunjungan oleh wisatawan Indonesia dan Australia selama setahun belakangan.

"Yang kita lihat dari penambahan kunjungan wisata dari Indonesia ke Australia dan sebaliknya juga," ujar Nina.

Namun walau terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, jumlah wisatawan Australia yang liburan ke Indonesia masih kalah banyak daripada jumlah wisatawan Indonesia yang liburan ke Australia. Dalam periode bulan September 2016 ke Juni 2017, masih lebih banyak outbound ketimbang inbound.

"Masih lebih banyak ke Australia, Australia yang ke sini hampir sekitar 263 ribu orang sampai September. Untuk yang dari Australia ke Indonesia kenaikan hampir 12%. Sini ke sana 521 ribu," ujar Nina.

Diungkapkan oleh Brent Anderson selaku Regional General Manager Southeast Asia Tourism Australia, bahwa jumlah wisatawan Indonesia yang liburan ke Australia mengalami jumlah yang cukup signifikan. Angkanya mencapai sekitar 17%.

"Jumlah wisatawan asal Indonesia ke Australia tumbuh 17% tahun ini, dan hal ini tidak akan terjadi tanpa adanya kerjasama yang kuat antara Garuda Indonesia dan Tourism Australia," ujar Brent. (rdy/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED