Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Nov 2017 14:30 WIB

TRAVEL NEWS

Puncak Ijen Tetap Dibangun, Ini yang Dilakukan Aktivis Lingkungan

Ardian Fanani
detikTravel
Foto: Pembangunan puncak Ijen (Ardian Fanani/detikTravel)
Foto: Pembangunan puncak Ijen (Ardian Fanani/detikTravel)
Banyuwangi - Walaupun diprotes, pembangunan di puncak Ijen, Jawa Timur tetap dilanjutkan. Terkait hal ini, para aktivis lingkungan pun berencana menyurati Kementerian LHK.

Kalangan pemerhati lingkungan sangat menyanyangkan bersikukuhnya Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur yang tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur di puncak Kawah Ijen. Mereka berencana melakukan protes kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Penolakan pembangunan di puncak Ijen tersebut datang dari kordinator daerah Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FKKKI) Wilayah Jatim. Koordinator FKKKI, Ari Restu Kurniawan, mengatakan selaku pemerhati lingkungan dan juga lembaga yang menjadi mitra BKSDA, Ari menyayangkan pembangunan infrastruktur tersebut. Seharusnya pembangunan infrastruktur difokuskan di Paltuding atau maksimal di pos Bunder.

"Kita akan kirim surat protes terhadap pembangunan infrastruktur di Puncak Ijen. Selain merusak keindahan pemandangan alamnya, juga dianggap pembangunan yang mubazir. Karena selama ini wisatawan yang datang ke ijen, lebih senang menikmati pemandangan yang alami," ujarnya kepada detikTravel, Kamis (9/11/2017).

Diakui Ari, dalam pertemuan yang digelar BBKSDA Jatim di Paltuding, Rabu (8/11) kemarin, Ari bersama sejumlah kalangan pecinta lingkungan dan komunitas pemandu wisata mengaku kecewa dengan penjelasan BBKSDA Jatim yang dianggap kurang jelas.

"Mereka tak menjelaskan detail kajian, berkas dan tujuan. Kami tidak puas dengan apa yang mereka jelaskan," tambahnya.

Puncak Ijen Tetap Dibangun, Ini yang Dilakukan Aktivis LingkunganFoto: (Ardian Fanani/detikTravel)
Hal yang sama diungkapkan oleh Putri Agustin, koordinator Sea Soldier Banyuwangi. Forum yang digelar oleh BBKSDA Jatim di Paltuding kemarin dinilainya hanya settingan. Forum tersebut dibuat untuk mendengarkan klarifikasi BBKSDA Jatim terkait dengan pembangunan infrastruktur di puncak Ijen.

"Penggiat lingkungan, komunitas traveler, pemandu wisata dan beberapa aliansi masyarakat yang protes terkait hal tersebut tidak digubris. Jelas kita kecewa. Kenapa diundang kalau Kominda sinyal hanya satu arah," ujarnya.

"Kami tetap mendengungkan petisi online tandatangan penolakan. Saat ini sudah hampir 20 ribu orang tandatangan. Kami akan teruskan ke Sea Soldier pusat menindak lanjuti permasalahan ini," tambahnya.

Sementara itu, aksi penolakan pembangunan infrastruktur di puncak Ijen juga dilakukan oleh sejumlah mahasiswa di Banyuwangi. Mereka melakukan aksi demo di depan Kantor Pemkab Banyuwangi. (krn/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED