Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Senin (13/11/2017) peristiwa itu terjadi di Bandara Internasional Orlando pada Jumat (10/11) pekan lalu seperti diberitakan media NBC News.
Kronologisnya, sekitar pukul 17.00 waktu setempat sempat terdengar bunyi keras dari bagian keamanan yang terletak di depan bandara. Bunyi keras itu lantas membuat pihak bandara melakukan pengamanan darurat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ketika diselidiki, asal bunyi keras itu ternyata berasal dari baterai kamera yang meledak dan menimbulkan api di dalam tas kamera. Asap pun tidak terhindarkan.
"Sang penumpang segera menurunkan tas dan semua orang di sekitarnya langsung berlari menjauh. Petugas gawat darurat segera tiba dan memindahkan tas itu jauh dari keramaian," ujar CEO otoritas penerbangan Bandara Internasional Orlando, Phil Brown seperti diberitakan Fox News.
Akibat suara yang begitu keras tersebut, malah tak sedikit yang berasumsi akan adanya kejadian penembakan. Tidak sampai situ, sejumlah antrean hingga delay dan pembatalan penerbangan juga sempat terjadi seperti diberitakan WESH 2.
Kejadian itu tentunya sungguh tidak terduga. Faktanya, pihak Administrasi Penerbangan Federal AS memang membolehkan penumpang membawa baterai lithium yang berkapasitas di bawah 100 watt dalam tas pegangan. Ada-ada saja.. (bnl/fay)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru