"Alhamdulillah bagus sekali, puas sudah, targetnya nomor 1 sebenarnya, sudah sangat bagus lah. Dulu kita tidak diperhitungkan. Saya kekeh tahun ini ingin mengejar nomor 1, tapi saya coba tahun ini masih belum berhasil," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada detikTravel di Kantor Kemenpar, Jakarta, Selasa (14/11/2017).
Arief menambahkan, hal ini patut diapresiasi. Tim percepatan wisata halal juga sudah bekerja keras mengembangkan wisata halal di Tanah Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kita harus beri penghargaan kepada tim percepatan wisata halal di sini, yang kerja sangat keras dan kita sudah di recognize oleh dunia," tambahnya.
Fasilitas yang ramah traveler Muslim di destinasi-destinasi wisata juga dianggap sudah mumpuni untuk wisatawan mancanegara.
"Kalau di fasilitas-fasilitas muslim friendly kita juga sama, atau lebih bagus lah (dari negara lain)" ucapnya.
Seperti yang diketahui, Indonesia telah berhasil mengalahkan beberapa negara seperti Jepang, Inggris dan Amerika Serikat. Untuk posisi pertama diraih oleh negara tetangga, yakni Malaysia. (krn/krn)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama