Bosan Terbang Monoton, Traveler Ini Bikin Pesawat Khusus Seniman

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bosan Terbang Monoton, Traveler Ini Bikin Pesawat Khusus Seniman

Syanti Mustika - detikTravel
Kamis, 23 Nov 2017 19:45 WIB
Bosan Terbang Monoton, Traveler Ini Bikin Pesawat Khusus Seniman
Foto: qinmin_liu/Instagram
New York - Seorang seniman merasa bosan dengan pelayan maskapai yang begitu monoton, Ingin ada variasi, traveler ini buat pesawat khusus seniman.

Penerbangan yang membosankan, pelayanan yang begitu-begitu saja, penumpang yang bau, dan makanan yang membosankan. Hal ini biasa dikeluhkan oleh beberapa orang penumpang. Hal ini memotivasi seorang seniman membuat maskapai baru.

Dikumpulkan detikTravel dari beragam sumber, Kamis (23/11/2017) seniman Cina bernama Qinmin Liu membuat maskapai baru. Namanya Angelhaha Airline, sebuah maskapai yang dia nobatkan menjadi maskapai penuh seni dan menyenangkan. Dan juga dikhususkan untuk para seniman yang mengunjungi event seni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penerbangan pertama dari maskapai ini nantinya pada tanggal 6 Desember 2017 dari New York ke Miami untuk acara Art Basal di Pantai Miami. Selain itu maskapai ini juga akan menawarkan penerbangan ke San Fransisco, Beijing, Paris, Venice, Berlin, Zurich, London, dan Puerto Riko.

Liu termotivasi mendirikan maskapai sendiri karena pengalaman terbang dengan maskapai komersial yang dialamainya. Waktu yang lama, penerbangan yang delay, petugas yang bau, antrian yang ramai, serta pelayanan di pesawat yang membuat dia jenuh. Serta karena dia seorang seniman, dia sering melewatkan event seni karena kehabisan tiket, atau pesawat yang delay.

Kemudian dia mendirikan Angelhaha Airline, maskapai yang berfokus pada pelayanan dan hal-hal yang menyenangkan. Dalam sekali terbang, pesawat maskapai ini untuk 9 orang penumpang. Serta maskapai ini hanya untuk para seniman dan melayani rute satu arah.

Untuk pelayanan di pesawat, Liu akan langsung turun menjadi pramugari dan melayani para penumpang. Desain pesawat, makanan, pengharum, sampai ke air nantinya akan dipilih sendiri oleh Liu.

Untuk harga, Liu mengungkapkan bahwa harga sekali penerbangan berkisar dari 300- 3.000 dolar (Rp 405 ribu - Rp 4 jutaan). Harga tergantung dari rute dan pesawat yang dipilih. (sym/bnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads