Sepanjang hari itu, ribuan warga Tokyo yang biasa lalu-lalang menggunakan kereta api mendapat suguhan tak biasa. Pihak KBRI Tokyo menggelar Indonesia Day dengan atraksi tarian tradisional dan alunan musik angklung yang semuanya dimainkan oleh para pelajar dari Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT).
Selain itu, di sekitar area tersebut juga berdiri tenda-tenda yang memamerkan berbagai kerajinan, kuliner khas Indonesia, photo booth dengan baju tradisional Indonesia dan anjungan khusus Garuda Indonesia yang memasang aneka informasi pariwisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: (Sudrajat/detikTravel) |
Area Stasiun Yurakuch, Eko melanjutkan, sengaja dipilih karena di jam-jam ramai (prime time) seperti makan siang (pukul 12-13)dan waktunya pulang kantor (pukul 17-18), jumlah warga Tokyo yang lewat plaza tersebut mencapai ribuan orang. Dari pengamatan selintas detikTravel mereka tampak senang dan mengabadikan berbagai suguhan atraksi dengan memotret dan memvideokannya lewat kamera telepon selular.
Seru!
Foto: (Sudrajat/detikTravel) |
(jat/aff)












































Foto: (Sudrajat/detikTravel)
Foto: (Sudrajat/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun