Bandara Ngurah Rai Kembali Dibuka

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bandara Ngurah Rai Kembali Dibuka

Kurnia Yustiana - detikTravel
Rabu, 29 Nov 2017 14:55 WIB
Bandara Ngurah Rai Kembali Dibuka
Foto: Gunung Agung (Dok. ANTARA Foto/Ahmad Subaidi)
Denpasar - Setelah ditutup sejak Senin (27/11), Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali kembali dibuka. Traveler pun bisa terbang kembali ke tujuan masing-masing.

Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) nomor NOTAMC A4298/17 yang diterbitkan Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali beroperasi normal mulai hari ini.

"Berdasarkan rapat dengan stakeholder terkait yang dilakukan di Kantor EOC Bali dan data-data dari BMKG, Sigmet, Angkasa Pura I, kanserta record data Airnav, maka diputuskan untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali kembali beroperasi normal mulai Rabu, 29 November 2017 Pukul 15.00 WITA," ujar Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono dalam rilis kepada detikTravel, Rabu (29/11).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan kembali dibukanya Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, penerbangan dari dan ke Denpasar Bali sudah dapat dilayani. Walau begitu pihaknya tetap memonitor dengan ketat seluruh perkembangan yang terjadi terkait aktivitas Gunung Agung.

Dia menyampaikan, AirNav terus melakukan koordinasi intensif dengan BMKG dan PVMBG serta pengamatan Darwin Volcanic Ash Advisory Center (DVAAC). Selain itu juga dilakukan paper terst untuk memantau kondisi di lapangan.

"Adalah tugas kami AirNav Indonesia untuk mengawal keselamatan penerbangan di ruang udara Indonesia untuk itu kami mengupayakan pelayanan maksimal melalui kesiapan fasilitas dan SDM terkait pembukaan kembali Bandara I Gusti Ngurah Rai hari ini," ucapnya.

Pihaknya juga membuka Crisis Center di Jakarta dan Denpasar, yang akan terus memonitor perkembangan selama 24 jam bersana regulator serta seluruh stakeholder terkait.

"Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi karena kami akan menyampaikan seluruh perkembangan yang terjadi kepada publik," tutur Wisnu. (krn/sym)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads