Bandara Ngurah Rai Dibuka, Sejumlah Turis Tetap Pilih Naik Bus

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bandara Ngurah Rai Dibuka, Sejumlah Turis Tetap Pilih Naik Bus

Yakub Mulyono - detikTravel
Rabu, 29 Nov 2017 19:39 WIB
Bandara Ngurah Rai Dibuka, Sejumlah Turis Tetap Pilih Naik Bus
Foto: (Yakub Mulyono/detikTravel)
Denpasar - Meski Bandara Ngurah Rai dibuka sejak pukul 15.00 WITA tadi, sejumlah turis tetap memilih jalur darat. Mereka naik bus yang disediakan Bandara Ngurah Rai.

"Saya naik bus ke Jakarta. Nanti di Bandara Jakarta saya baru naik pesawat," kata turis asal Finlandia, Rossa, Rabu (29/11/2017) kepada detikTravel di Bandara Ngurah Rai.

Wanita ini mengaku sudah mengetahui bahwa Bandara Ngurah Rai telah dibuka kembali. Namun dia tetap naik bus karena sudah terlanjur mendaftar dan melakukan resechedule.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seharusnya saya berangkat dengan penerbangan kemarin, tapi karena kemarin tutup, jadi saya melakukan resechedule," tandasnya.

Bandara Ngurah Rai Dibuka, Sejumlah Turis Tetap Pilih Naik BusFoto: (Yakub Mulyono/detikTravel)


Hal serupa juga dilakukan turis asal Amerika, Michael. Naik bus merupakan keputusan yang dia ambil begitu tadi pagi bandara masih dinyatakan ditutup. Ketika sore tadi bandara dibuka, maka dia harus tetap mengikuti jadwal.

"Saya sudah terlanjur daftar tadi, jadi sekarang tetap berangkat naik bus ke Jakarta," katanya.

Kepala Humas Bandara Ngurah Rai Arie Ahsannurohim mengatakan, pihak bandara memang masih menyediakan fasilitas bus bagi penumpang yang memilih jalur darat. Ada empat titik yang dituju, yakni terminal Mengwi, Padang Bay, Surabaya dan Jakarta.

Bandara Ngurah Rai Dibuka, Sejumlah Turis Tetap Pilih Naik BusFoto: (Yakub Mulyono/detikTravel)


"Untuk yang ke Mengwi dan Padang Bay gratis. Sedangkan Surabaya biayanya Rp 300 ribu dan Jakarta Rp 600 ribu," katanya.

Arie belum bisa memastikan sampai kapan fasilitas ini disediakan. Pihak bandara akan melihat dulu sejauh mana perkembangannya ke depan.

"Tentatif, belum bisa kita pastikan sampai kapan. Tergantung perkembangan," pungkasnya.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads