Keinginan Wali Kota Palembang, Harnojoyo yang terus gencar dalam mengembangkan sektor pariwisata dan pusat kuliner sepertinya bukan tanpa alasan. Hal ini dilakukan karena Harnojoyo tak ingin masyarakat hanya menjadi penonton saat pelaksanaan Asian Games mendatang.
"Tentu Asian Games itu adalah peluang bagi kita pemerintah dan masyarakat di kota Palembang dan masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton saja," kata Harnojoyo usai mengukuhkan pengurus Asosiasi Pengusaha Pempek kota Palembang di rumah Dinas Jalan Tasik, Sabtu (13/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dimana pempek merupakan makanan khas kota Palembang yang harus dikenalkan pada ribuan tamu-tamu negara yang akan datang. Sehingga dengan momentum seperti ini pempek akan semakin dikenal di kancah internasional, terutama dengan keberadaan Asosiasi Pengusaha Pempek (ASPPEK) Palembang.
Tidak hanya itu, dirinya pun meminta pengusaha dan masyarakat untuk tetap memprioritaskan kebersihan pempek guna menjaga kualitas, sehingga keberadaan asosiasi bisa membawa pempek menjajaki dunia Internasional.
"Keberadaan Asosiasi ini akan menjadi tempat atau wadah baik bagi pengusaha pempek agar dapat mengembangkan potensi kuliner khas kota Palembang. Sehingga pempek lebih eksis yang dalam prinsipnya ini merupakan makanan khas kita, Palembang tidak punya SDA seperti karet, migas dan perkebunan, tetapi punya makanan khas pempek dan harus Go Internasional," sambung Harnojoyo.
Sebagaimama diketahui, selama ini diketahui masih banyak terjadi ketimpangan antara pengusaha pempek di kota Palembang. Pengusaha kecil kerap kali tidak mendapatkan ikan tenggiri sebagai bahan baku pempek karena sudah diborong oleh pengusaha kelas kakap.
Akibatnya, pengusaha kecil harus membeli dengan harga mahal atau tidak mendapatkan bahan baku. Dengan keberadaan ASPPEK, Harnojoyo berharap ketimpangan ini dapat ditangani bersama dalam mensejahterakan masyarakat dan pengusaha lokal.
Bahkan untuk fasilitas pendukung, Pemkot Palembang telah membuat sebuah pusat tongkrongan kekinian dengan nama 'Lorong Basah Night Culinery Market' di kawasan pasar 16 Ilir. Kawasan ini akan diresmikan pada Rabu (17/1) malam dan disediakan khusus bagi pengusaha kuliner lokal untuk mengembangkan usahanya. (wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru