Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 22 Jan 2018 07:50 WIB

TRAVEL NEWS

Pasca Kebakaran, Museum Bahari Akan Dibuka Lagi Selasa Besok

Museum Bahari pasca terbakar (Randy/detikTravel)
Museum Bahari pasca terbakar (Randy/detikTravel)
Jakarta - Setelah musibah kebakaran Selasa (16/1) pekan lalu, Museum Bahari mulai berbenah. Rencananya, museum tersebut akan kembali dibuka untuk umum Selasa besok.

Rencana pembukaan kembali Museum Bahari itu pun dilihat langsung oleh detikTravel lewat sejumlah brosur informasi yang terpasang di Menara Syahbandar dan area luar museum, Minggu (21/1/2018).

"Selasa, 23 Januari 2018. Museum Bahari sudah dibuka," demikian bunyi informasi tersebut.

Informasi pembukaan kembali Museum Bahari (Randy/detikTravel)Informasi pembukaan kembali Museum Bahari (Randy/detikTravel)

Melihat informasi tersebut, detikTravel pun mendatangi Museum Bahari untuk melakukan konfirmasi. Sayang pihak humas Museum Bahari tidak ada di lokasi mengingat hari libur, tapi informasi itu dibenarkan oleh security yang berjaga.

"Iya, Selasa bisa kita kunjungi," ujar petugas security Museum Bahari yang tidak mau disebutkan namanya.

Lebih jauh, ia juga menjelaskan nantinya akan ada sejumlah area museum yang tertutup untuk wisatawan. Mengingat musibah yang terjadi, sejumlah pembenahan masih dilakukan di lokasi terdampak.

"Terbatas, tempat-tempat yang kita anggap aman kita kasih izin gitu. Ada kok batas-batasnya, seng malahan. Police Line plus kita tutup seng. Kita ada pemandunya, ada pengawasnya," ujar petugas.

Terkait koleksi yang terbakar maupun yang terselamatkan, pihak museum atau security belum mau berkomentar lebih jauh. Hanya saja menurut petugas security, jumlah koleksi yang terselamatkan masih cukup banyak.

"Banyak yang terselamatkan, kalau jumlah detilnya belum ada yang tahu," tutup petugas.

Sebelumnya diketahui, si jago merah melahap Museum Bahari di bagian Gedung A Blok 1 dan Gedung C Blok 1 dan 2 yang menyimpan sejumlah koleksi bersejarah seperti diorama kapal hingga benda Angkatan Laut. (bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED