Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 15 Feb 2018 17:30 WIB

TRAVEL NEWS

Mendaki Salah Satu Puncak Tertinggi Dunia, Apa Persiapannya?

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Dedi Satria, tim Mapala UI yang naik ke Vinson Massif (Masaul/detikTravel)
Dedi Satria, tim Mapala UI yang naik ke Vinson Massif (Masaul/detikTravel)
Jakarta - Kalau traveler ingin mendaki salah satu puncak gunung tertinggi dunia, persiapannya tidak sembarangan. Ada sederet latihan khusus yang harus dijalani.

Persiapan khusus ini diungkapkan oleh salah satu anggota Mapala UI, Dedi Satria (42). Ia baru saja kembali ke Indonesia setelah mencapai puncak Gunung Vinson Massif di Antartika 6 Januari lalu.

"Ini adalah puncak keempat dalam perjalanan seven summits Mapala UI. Nggak ikut di Kilimanjaro dan McKinley/Denali," jelas Dedi mengawali ceritanya, Kamis (15/2/2018).

Persiapan khusus pertama yang harus traveler lakukan adalah dari fisik. Kedua adalah menata mental, karena suhu di Gunung Vinson Massif saat musim yang baik dalam pendakian bisa mencapai -40 derajat celcius. Dingin parah nih!

"Persiapan khusus fisik. Kalau saya lari 10 km, seminggu 5 kali. Aerobik semacam push up, sit up dan lain-lain. Lalu, melatih mental yang harus mencari informasi dari manapun," jelas Dedi.

Dedi bercita pula saat dirinya sampai di Antartika, suhu di sana mencapai -10 derajat Celcius. Lalu semakin ke atas pegunungan semakin turun dan tidak ada malam di Kutub Selatan itu.

Persiapan terakhir yang harus traveler punyai adalah memiliki dana yang cukup. Pendakian puncak gunung tertinggi dunia memang membutuhkan biaya yang terbilang besar.

"Paling tidak bagi seorang pendaki jika ingin mendaki Gunung Vinson Massif sebanyak Rp 500 juta belum termasuk membeli peralatan yang digunakan," ucap Dedi.

"Yang paling mahal itu dimakan oleh biaya transportasi. Karena ada monopoli transportasi dari Chile menuju ke Antartika," pungkas Dedi.

Perjalanan seven summits Mapala UI menjadi pelopor bagi para pendaki di Indonesia. Namun sayang harus terhenti di tengan jalan selama 25 tahun lamanya.

Puncak Gunung Vinson Massif adalah yang keenam digapai tim Mapala UI dan berlanjut ke puncak Everest di tahun 2019 nanti. Hingga saat ini baru satu organisasi mahasiswa yang mampu menggapai Seven Summits, yakni Mahitala Unpar

(msl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED