Cerita Pegawai Maskapai Selamatkan 2 Gadis dari Human Trafficking

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cerita Pegawai Maskapai Selamatkan 2 Gadis dari Human Trafficking

Bona - detikTravel
Senin, 19 Feb 2018 09:05 WIB
Cerita Pegawai Maskapai Selamatkan 2 Gadis dari Human Trafficking
Foto: Ilustrasi American Airlines (CNN)
California - Seorang pegawai suatu maskapai di California di puji banyak orang. Ia menyelamatkan 2 gadis belia yang hampir saja jadi korban humann trafficking.

Denice Miracle merupakan seorang pegawai di American Airlines, Bandara Internasional Sacramento di California. Ia tengah bertugas ketika 2 gadis berusia 17 dan 15 tahun mencoba untuk check in tanpa kartu identitas.

Dua gadis ini hanya membawa 2 tas kecil dengan tujuan New York. Tiket yang mereka pegang merupakan tiket kelas satu yang dipesan oleh orang lain dengan menggunakan kartu kredit palsu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anehnya lagi, Dua gadis ini hanya memiliki tiket pergi tanpa tiket pulang. Miracle merasa ada hal yang tidak beres dengan dua gadis ini.

"Mereka hanya membawa tas kecil. Ini memnunjukkan seolah-olah mereka melarikan diri dari rumah. Mereka terus saling memandang dengan mata yang ketakutan dan cemas. Aku punya firasat bahwa ada yang tidak beres," ujar Miracle, dilihat dari News Australia, Senin (19/2/2018).

Miracle tak memperbolehkan dua gadis tersebut untuk naik ke pesawat. Kemudian ia menelpon polisi setempat dan menjelaskan situasinya.

Deputi Todd Sanderson tiba dan berbicara dengan gadis-gadis tersebut. Mereka memberitahu bahwa sebelum ini mereka berkenalan dengan seseorang bernama Drey di Instagram.

Drey menawari mereka USD 2000 atau sekitar Rp 27 juta untuk terbang ke New York selama akhir pekan. Drey mengajak dua gadis tersebut untuk menjadi model dan fitur dalam video musik.

Gadis-gadis tersebut tidak memberi tahu orang tua mereka tentang perjalanan mereka. Mereka bahkan juga terkejut bahwa tiket mereka hanya untuk satu kali perjalanan dan tidak kembali.

"Ketika saya mengatakan kepada mereka bahwa mereka tidak memiliki penerbangan pulang, saat itulah saya tenggelam dalam hal itu, mungkin sebenarnya saya mengatakan yang sebenarnya," kata Sanderson.

"Menurut pendapat saya, apa yang akan terjadi adalah mereka akan kembali ke New York dan menjadi korban perdagangan seks. Mereka bilang mereka tidak akan membiarkan hal itu terjadi, dan saya bilang mereka mungkin tidak punya pilihan," tambahnya

Sanderson memuji Miracle karena pemikirannya yang cepat. "Saya sepenuhnya percaya bahwa dia mungkin mencegah gadis-gadis ini menjadi korban," begitu katanya.

Akun Instagram Drey dengan cepat dihapus dan telepon dari gadis tersebut juga tidak diangkat oleh Drey. Gadis-gadis itu berhasil berkumpul kembali dengan orang tua mereka. Terus berhati-hati ya traveler! (bnl/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads