Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 26 Feb 2018 12:30 WIB

TRAVEL NEWS

Naik Pesawat Ini Dijamin Tidak Jetlag

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Pesawat Airbus terbaru milik Qatar Airways (Airbus)
Pesawat Airbus terbaru milik Qatar Airways (Airbus)
Doha - Jetlag menjadi salah satu masalah yang dialami traveler ketika terbang jarak jauh. Namun, maskapai Qatar Airways punya pesawat baru yang katanya anti jetlag.

Baru-baru ini salah satu pihak produsen pesawat terbang Airbus, baru saja mengeluarkan pesawat teknologi baru dengan seri A350-1000 untuk maskapai Qatar Airways.

Dilihat detikTravel dari situs resmi Airbus, Senin (26/2/2018), pesawat ini juga dilengkapi dengan sejumlah teknologi anti jetlag. Teknologi yang seperti apa?

 Teknologi LED anti jetlag (Airbus) Teknologi LED anti jetlag (Airbus)
Teknologi pertama adalah lampu LED anti jetlag yang dipasang di dalam kabin pesawat. Selain itu, ada filter kualitas rumah sakit untuk menyaring udara di dalam kabin setiap 2 hingga 3 menit.

Pesawat Airbus terbaru itu juga disebut memiliki 'Cabin Altitude' (ketinggian kabin-red) terendah di pasaran, yakni 6.000 feet. Sementara menurut para peneliti, gejala jetlag baru akan terasa di ketinggian 6.500 kaki seperti diberitakan Daily Mail.

Tidak hanya teknologi anti jetlag, pesawat tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah kenyamanan yang lebih tinggi. Contohnya seperti kabin yang lebih lega, modern dan menenangkan.

Dilengkapi dengan fitur penunjang kenyamanan premium (Airbus)Dilengkapi dengan fitur penunjang kenyamanan premium (Airbus)
Segala kenyamanan itu pun dapat dinikmati oleh seluruh penumpang, baik kelas ekonomi hingga bisnis. Bedanya, penumpang kelas bisnis akan lebih dimanjakandengan bangku Qsuite yang dilengkapi double beds.

Pesawat ini pun telah dioperasikan oleh pihak Qatar Airways untuk melayani penerbangan dengan rute London - Doha sejak Sabtu pekan lalu. Tentunya pesawat ini bisa jadi solusi bagi traveler yang tidak ingin terkena jetlag saat penerbangan jarak jauh.

(bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA