Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 21 Mar 2018 17:30 WIB

TRAVEL NEWS

Begini Awal Mula Pulau Bair Viral di Media Sosial

Foto: Laguna tersembunyi Pulau Bair yang cantik (Wahyu/detikTravel)
Bair - Keindahan Pulau Bair sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Ternyata ada cerita di balik viralnya pulau cantik tapi tersembunyi di Kepulauan Kei itu

Pulau Bair atau Baer memang belum setenar Raja Ampat di Papua Barat. Tapi fotonya yang cantik jelita sudah banyak yang tersebar di media sosial, bahkan sempat viral. Rupanya, ada peran dokter-dokter muda di balik viralnya Pulau Bair.

Ya, ceritanya ada banyak dokter-dokter muda yang ditugaskan di daerah-daerah terpencil di kawasan Indonesia Timur. Mereka pun kemudian membentuk komunitas. Saat sedang libur, mereka main ke pulau-pulau cantik ini.

Salah satunya adalah Pulau Bair. Mereka pun berfoto-foto dan memamerkannya di media sosial. Fotonya tersebar dan jadi viral. Dari situlah Pulau Bair mulai dikenal di kalangan traveler.

"Pulau Bair mulai booming sekitar tahun 2015. Ada beberapa dokter PTT yang membentuk komunitas. Komunitas itu tersebar di beberapa kabupaten dan kota. Hasil foto yang diposting di Instagram itu jadi viral," ungkap Budhi Toffi, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Maluku Tenggara yang menemani perjalanan detikTravel, Jumat (16/3/2018).
Begini Awal Mula Pulau Bair Viral di Media SosialFoto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel


Di Pulau Bair ada spot diving yang bisa dicoba traveler. Sayang, di era tahun 2000-an konflik nelayan yang menangkap ikan dengan menggunakan bom merusak beberapa titik. Padahal di sana adalah wilayah untuk schooling ikan. Tapi itu dulu, sekarang sudah tidak lagi.

Sekarang warga lebih banyak membudidayakan rumput laut dan juga kepiting bakau. Tapi tidak dapat dipungkiri kalau sektor laut masih jadi andalan warga setempat.



Kini, pariwisata diharapkan akan jadi andalan lain selain sektor perikanan. Sudah banyak wisatawan mancanegara yang datang ke sini, terutama dari Eropa.

"Paling banyak wisatawan dari Belanda. Untuk paket group juga banyak. Backpacker juga ada. Wisman kita kuat di Amerika dan Eropa," tutup Budhi. (wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA