Maskapai Susi Air dikenal akan sejumlah rutenya di pelosok daerah Indonesia, tidak terkecuali pilotnya yang didominasi oleh orang asing. Pada penerbangan dari Sanana, Kepulauan Sula menuju Ambon, Selasa (17/4/2018) detikTravel pun sempat mewawancarai sang pilot, Miguel (26).
Pertemuan ini pun bukan kali pertama. Pada penerbangan sebelumnya dari Ambon menuju Sanana, Miguel juga yang bertugas menjadi pilot dalam penerbangan tersebut. Pada detikTravel, ia pun menceritakan petualangannya di Indonesia:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Fasilitas Gratis Wrapping di Bandara, Mau? |
Lahir di Rio de Janeiro dan besar di Juiz de Fora, Minas Gerais, Miguel pun bercerita bahwa ia baru kali pertama menginjakkan Indonesia setelah resmi bertugas sebagai pilot Susi Air. Sekarang, Miguel tengah ditempatkan (base) di Ternate sebelum dipindahkan ke base lainnya beberapa waktu ke depan.
Di dalam pesawat Susi Air (Randy/detikTravel) |
Di samping kesibukannya sebagai pilot, Miguel juga menyempatkan untuk traveling ke sejumlah destinasi di Indonesia. Joao sudah pernah ke Bali, Yogyakarta sampai Krui di Kabupaten Lampung Barat. Namun dari semuanya, ia paling suka ke Yogyakarta.
"Saya pernah traveling ke Yogyakarta, Bali dab Krui. Dari semuanya, saya paling suka Yogyakarta. Tidak terlalu ramai turis seperti Bali, santai. Harga serba murah, banyak mal dan bar bagus," ujar Miguel sambil tertawa.
Selama 11 bulan bertugas sebagai pilot maskapai Susi Air di sejumlah daerah Indonesia, Miguel pun telah merasakan keramahan nusantara. Mulai dari orang yang ramah hingga menjajal makanan pedas, telah dirasakan oleh Miguel.
"Saya suka orang-orangnya, sangat ramah. Saya suka makanannya. Kali pertama saya tidak mencoba makanan pedas, sekarang saya selalu makan pedas. Nasi kuning, nasi padang, ajak saya makan di warung," cerita Miguel.
Bagi traveler yang terbang menggunakan maskapai Susi Air dari menuju Ternate, mungkin bisa bertemu dengan Miguel sebagai pilotnya. Ada yang mau terbang bareng Miguel? (rdy/aff)












































Di dalam pesawat Susi Air (Randy/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah