Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 07 Mei 2018 20:40 WIB

TRAVEL NEWS

Terkait Sampah di Carstensz, Ini Kata Kemenpar

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Foto: (Adventure Carstensz)
Foto: (Adventure Carstensz)
Jakarta - Puncak Carstensz di Papua dinodai oleh isu sampah. Menanggapi adanya sampah di puncak tertinggi Indonesia, Kemenpar ingin agar hal itu jadi perhatian bersama.

Pada akhir bulan Mei lalu, pemilik tur operator Adventure Carstensz, Maximus Tipagau, menceritakan perihal banyaknya sampah di puncak tertinggi Indonesia itu. Tergerak, ia bersama konsultan wisata asal Kanada, Manuel Pizarro bahkan sampai melakukan aksi bersih-bersih.

BACA JUGA: Sampah Jadi Masalah di Puncak Gunung Tertinggi Indonesia

Tidak hanya di Carstensz, soal sampah juga sempat mendera sejumlah gunung wisata di Indonesia seperti Semeru hingga Rinjani. Oleh sebab itu, detikTravel pun bertanya langsung pada Kepala Biro Publik dan Komunikasi Kemenpar yang merangkap kepala Crisis Center Kemenpar, Guntur Sakti di ruangannya, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (7/5/2018).

"Saya pingin masalah di Carstensz ini jadi perhatian bersama, oleh Kemenpar, Pemerintah Daerah melalui Disparnya, mungkin sampai ke komunitasnya yang ada di sana, pecinta lingkungan untuk sama-sama kita memerangi sampah," ujar Guntur.

Terkait Sampah di Carstensz, Kemenpar Ingin Agar Jadi Perhatian BersamaKepala Biro Publik dan Komunikasi Kemenpar, Guntur Sakti (Randy/detikTravel)



Terkait persoalan sampah di Puncak Carstensz dan gunung lainnya di Indonesia, Guntur mengatakan kalau persoalan itu tidak kalah pelik dengan sampah di laut. Ia pun memberi contoh persoalan sampah laut yang viral di Nusa Penida beberapa waktu lalu.

"Ini tidak kalah peliknya dengan persoalan sampah laut. Tidak pernah kita inginkan tapi arus membawanya. viral. Kejadian Nusa Penida, hari ini viral besok hilang," cerita Guntur.

Sebagai tangan pemerintah di bidang pariwisata, Guntur pun mengakui kalau Kemenpar punya keterbatasan secara teknis di lapangan. Khususnya terkait destinasi wisata seperti Carstensz yang jauh dari jangkauan. Namun, Kemenpar akan tetap hadir untuk memberi edukasi dan perhatian.

"Kita kan bukan kementerian teknis yang mengurus persoalan sampah, tapi semua persoalan sampah yang terjadi di destinasi wisata kita tangkap sebagai sebuah problem yang harus diselesaikan," ujar Guntur.

(rdy/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED