Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 08 Jun 2018 14:10 WIB

TRAVEL NEWS

Adventure Indonesia di Bawah Malaysia, Ini Kata Pengamat Pariwisata

Afif Farhan
detikTravel
Trekking ke dalam hutan di Papua (Afif Farhan/detikTravel)
Trekking ke dalam hutan di Papua (Afif Farhan/detikTravel)
Jakarta - Suatu media asal Amerika Serikat melansir negara-negara terbaik buat bertualang. Hasilnya, Indonesia di bawah Malaysia. Apa pendapat pengamat pariwisata?

Adalah US News yang baru-baru ini melansir 'Best Countries for Adventure'. Kejutannya, Indonesia berada di posisi 31, sedangkan Malaysia di posisi 29. Banyak netizen yang mempertanyakan, bukannya Indonesia memiliki alam yang lebih menantang dibanding Malaysia?

BACA JUGA: Negara Terbaik Buat Bertualang, Indonesia di Bawah Malaysia

Phil Janianton Damanik, seorang pengamat pariwisata menjelaskan kalau adventure yang dimaksud dalam penilaian US News memiliki perbedaan dengan yang biasa kita pahami. Sebabnya, ada pada poin penilaiannya.

"Selama ini yang kita pahami, adventure itu adalah kawasan-kawasan yang penuh tantangan atau kesulitan. Tapi dalam penilaian metode ini, ada parameter-nya sendiri. Berbeda dengan adventure yang selama ini kita pahami," terang Damanik kepada detikTravel, Jumat (8/6/2018).

Damanik pun menjelaskan, parameter atau poin penilaian yang digunakan oleh US News pada 'Best Countries for Adventure' yakni friendly, fun, pleasant climate, scenic dan sexy. Lalu, 21 ribu orang diseluruh dunia di survei untuk menentukan negara-negara mana yang paling terbaik buat bertualang.

"Pemandangan boleh saja kita bagus. Tapi bagaimana dengan yang lain, apakah adventure kita ini friendly dan fun? Atau mungkin adventure kita berbahaya jadinya tidak friendly. Bisa saja seperti itu," terang Mantan Kepala Pusat Studi Pariwisata (Puspar) UGM tersebut.

"Kalau dilihat, ada Singapura di peringkat ke-34. Ada adventure apa di Singapura? Kan tidak ada. Kalau penilaian adventure yang digunakan adalah hutan-hutan belantara, Singapura bisa diperingkat paling bawah," tambah Damanik.

Damanik berpesan, agar selalu memahami suatu daftar penilaian yang dikeluarkan suatu lembaga atau media-media tertentu. Menurutnya, setiap metode yang digunakan pasti berbeda-beda, maka itu harus dibaca betul dan dipahami dengan baik-baik.



Tonton juga 'Papua yang Katanya Surga Kecil Jatuh ke Bumi':

[Gambas:Video 20detik]

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED