Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 21 Jun 2018 13:55 WIB

TRAVEL NEWS

Musibah di Danau Toba, Ini Kata Menteri Pariwisata

Afif Farhan
Redaksi Travel
Foto: Suasana keluarga korban KM Sinar Bangun (Jon Roi/detikcom)
Foto: Suasana keluarga korban KM Sinar Bangun (Jon Roi/detikcom)
Jakarta - KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Sumut. Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap, audit transportasi dan keamanan di sana diperketat.

"Pertama-tama kita berbelasungkawa atas KM Sinar Baru yang tenggelam di Danau Toba. Saya juga ikut memonitor dan apa yang sudah dilakukan rekan-rekan Basarnas sudah bagus," katanya di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (21/6/2018) setelah acara Halal Bi Halal Kementerian Pariwisata.

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Senin (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Korban hilang penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam berjumlah 186. Sebanyak 94 orang teridentifikasi, sedangkan 92 orang belum diketahui identitasnya.

"Kabarnya kapal itu over capacity atau tidak memenuhi spesifik teknis. Saya setuju, ke depannya diaudit kepada semua kapal yang berlayar di Danau Toba," tegas Arief.

Danau Toba merupakan salah satu 10 Destinasi Prioritas atau 10 Bali Baru. Maka itu, poin keamanan, keselamatan dan pelayanannya harus terus ditingkatkan. Agar tidak terulang lagi musibah Danau Toba.

"Kita harapkan akan lebih ketat dan selektif terutama saat hari-hari besar di sana. Nanti ketemu lagi di Natal dan Tahun Baru harus dipersiapkan lebih bagus," tutupnya. (aff/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED