Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 27 Jun 2018 18:45 WIB

TRAVEL NEWS

Larangan Muslim ke AS Diperkuat, Ini Reaksi Para Traveler

Ilustrasi Gedung Putih di Amerika Serikat (Jim Bourg/Reuters)
Boston - Larangan bagi traveler dari sejumlah negara Islam ke Amerika Serikat makin diperkuat oleh Mahkamah Agung setempat. Traveler pun langsung bereaksi.

Seperti diketahui, larangan bagi traveler dari negara muslim ke AS menjadi salah satu keputusan kontroversial Presiden Donald Trump terkait imigrasi di awal kepemimpinannya.

Kini, travel ban itu pun kian diperkuat oleh Mahkamah Agung AS. Trump pun menyebut putusan MA itu sebagai kemenangan besar bagi rakyat Amerika.

BACA JUGA: Larangan 5 Negara Muslim ke AS Diperkuat, Trump: Ini Kemenangan Besar

Putusan MA ini berarti memperkuat larangan perjalanan bagi warga dari lima negara mayoritas muslim, yakni Iran, Libya, Somalia, Suriah dan Yaman, juga dari Korea Utara (Korut), untuk masuk ke AS. Larangan ini berlaku bagi sekitar total 150 juta orang dari negara-negara tersebut.

Keputusan terbaru Mahkamah Agung AS itu pun menuai kontroversi dari banyak pihak, termasuk di antaranya para traveler. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Rabu (27/6/2018), berikut beberapa yang muncul di media sosial.

Gavin Newsom yang merupakan politisi dari negara bagian Caifornia mengatakan, kalau larangan itu merupakan sebuah bentuk diskriminasi pada individu terkait agama dan etnisnya.

Salah satu kolumnis asal Negeri Paman Sam, Shaun King juga mengungkapkan kekecewaan akan Amerika Serikat dan ketakutannya terhadap Islam.

Malah ada juga yang mengaitkan larangan itu dengan Arab Saudi dan kejadian 9/11 yang lalu. Netizen bernama Ed Krassenstein mengatakan, kalau larangan itu sungguh tidak adil untuk 5 negara Muslim.

Faktanya, 15 dari 19 pelaku terror 9/11 berasal dari Arab Saudi. Namun, Amerika malah tidak memasukkan Arab Saudi sebagai negara yang dilarang masuk. Mengingat kedekatan AS dan Arab Saudi.

Skema terburuk, larangan untuk traveler dari 5 negara Muslim dan Korea Utara ke Amerika Serikat itu akan diberlakukan secara permanen ke depannya. Perubahan masih akan mungkin terjadi, tapi penguatan dari Mahkamah Agung AS akan larangan itu membuat hal tersebut semakin sulit terjadi seperti diberitakan media Vox. (bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA