Bagi Derby Romero, melihat matahari terbit di Bromo adalah magis. Keindahannya bisa membius siapapun yang menatapnya. Setidaknya itulah yang dirasakan Derby saat menikmati sunrise Bromo untuk pertama kalinya.
Derby merasakan pengalaman ini saat touring naik motor selama 2,5 minggu keliling Jawa-Bali yang dia lakukan beberapa waktu yang lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunrise di Bromo Foto: (Kurnia/detikTravel) |
Derby pun menceritakan perjuangannya untuk bisa menikmati momen matahari terbit di Bromo. Dia pun rela berangkat pagi buta hanya demi menyaksikan momen berharga itu.
"Berangkat dari jam 03.00 pagi. Kondisi lagi kabut tebal. Bareng pemandu, dia naik motor bebek udah duluan di depan. Hampir saja nyasar. Nggak lucu banget jam 03.00 pagi nyasar di Bromo. Begitu nyampai ke atas semuanya kebayar," kisah Derby.
Derby pun tidak menyangka, pemandangan yang dia saksikan bakal sedahsyat itu. Derby pun makin menyadari bahwa Indonesia itu indah banget.
"Gue nggak nyangka. Kalau menyaksikan langsung bakal luar biasa banget. Kaya tobat. Ini baru di Pulau Jawa ya, kebayang kalau di luar Jawa indahnya bakal kayak gimana," pungkas Derby.
Tonton juga video: 'Menikmati Sunrise di Bromo dari Puncak Penanjakan'
(bnl/bnl)












































Sunrise di Bromo Foto: (Kurnia/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru