Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan terkesima dengan keindahan Taman Nasional (TN) Alaspurwo. Luhut berharap TN Alaspurwo menjadi destinasi andalan selain Kawah Ijen.
Tak hanya melihat dahsyat dan keindahan ombak Pantai Plengkung atau G-land, Luhut juga mendatangi padang Savana Sadengan, melihat puluhan banteng sedang berkumpul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Luhut mengatakan, potensi wisata TN Alaspurwo bisa dibagi menjadi beberapa segmen. Seperti halnya di Pantai Plengkung yang dikenal memiliki ombak terbesar kedua setelah Hawai, bisa menjadi destinasi high end. Sementara beberapa wilayah juga bisa dibuat destinasi bagi domestik.
Menteri Luhut bersama turis Foto: (Ardian Fanani/detikTravel) |
"Karena turis mancanegara sangat suka dengan wisata adventure. Jarang ada hutan yang bertemu langsung dengan pantai yang panjang. Sementara Sadengan ini wisata komen langka yang bisa langsung dengan mata telanjang kumpulan banteng. Ini bagus sekali," tambahnya.
Luhut mengaku perlu adanya penambahan infrastruktur penunjang destinasi wisata. Antara lain kamar mandi dan toilet, BTS dan masih banyak lagi.
"Harus ada pembangunan. Tapi yang tidak mengganggu lingkungan yang ada. Taman Nasional memiliki karakteristik berbeda dengan destinasi wisata lain. Buka nerombak tapi kita akan melengkapi," tambahnya.
Saat di TN Alaspurwo, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan juga sempat menyapa beberapa turis mancanegara yang sedang berlibur di G-land. Mereka mengaku senang dengan keindahan alam yang natural dan ombak yang panjang dan tinggi yang bisa didapat sepanjang hari.
"G-land ist Wonderful. We have any momen in this place," ujar Katarina, salah satu turis manca dari Selandia Baru.
Tonton juga video: 'Kunjungi TN Alaspurwo, Menko Luhut Terkesima'
(bnl/bnl)












































Menteri Luhut bersama turis Foto: (Ardian Fanani/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah