Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 30 Jul 2018 17:15 WIB

TRAVEL NEWS

Galeri Nasional Indonesia Pamerkan Koleksi Seni Istana Kepresidenan

Tia Reisha
detikTravel
Foto: Dok Kemenpar
Foto: Dok Kemenpar
Jakarta - Istana Kepresidenan memiliki banyak koleksi seni seperti lukisan yang akan dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia. Kegiatan ini dinamakan Pameran Seni Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Koleksi-koleksi yang ditampilkan itu didatangkan dari lima Istana Kepresidenan, yakni Jakarta, Bogor, Cipanas, Yogyakarta, dan Tampak Siring.

Pameran tersebut digelar pada 3 sampai 31 Agustus 2018 sehingga masyarakat bisa melihat koleksi-koleksi tersebut secara langsung, terutama mereka yang belum pernah masuk Istana Kepresidenan dan penasaran dengan koleksi yang ada di dalamnya.

Selain beragam karya pelukis kondang, ada juga tiga kristal berbentuk piring dan vas bunga yang akan dipamerkan. Istana juga akan memamerkan empat buah patung karya Struble. Salah satunya adalah patung pemanah yang merpakan koleksi terbesar milik Istana Kepresidenan, serta berbagai koleksi lainnya.

Untuk menyukseskan pameran tersebut, berbagai persiapan pun dilakukan. Di antaranya dengan membekali 14 pemandu pameran yang terdiri dari mahasiswa jurusan Sastra Inggris Universitas Indonesia, dan mahasiswa Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta serta ITB Bandung.


Menurut Kurator Pameran Koleksi Istana Kepresidenan, Watie Moerany, pembekalan ini sangat penting. Sebab para guide muda itu harus mengerti substansi materi, perilaku saat membawa tamu, juga cara penyampaian bagi para wisatawan asing.

"Guide pameran lukisan di Galeri Nasional merupakan tombak yang bersinggungan langsung dengan para pengunjung, jadi harus benar-benar disiapkan. Terlebih bertepatan dengan Asian Games 2018 yang banyak mendatangkan wisatawan asing" tutur Watie dalam keterangan tertulis, Senin (30/7/2018).

Pameran tersebut pun menargetkan sekitar 40 ribu hingga 50 ribu pengunjung. Untuk mencapainya, panitia pameran melakukan berbagai promosi melalui media sosial dan iklan lewat LED display di Changi Singapura.

Tujuan pameran ini bukan hanya untuk menyambut HUT RI, tapi sekaligus untuk menjaring wisatawan mancanegara selama Asian Games 2018.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya juga mendorong dunia pariwisata agar memanfaatkan momen HUT RI yang akan segera tiba.

"Apalagi ini berbarengan dengan Asian Games 2018. Ini menjadi kesempatan langka yang harus kita manfaatkan semaksimal mungkin," ujar Arief.


Ia pun berpendapat banyak sekali acara menarik yang semakin memajukan aspek pariwisata Indonesia di mata pelancong yang singgah.

"Saya setuju kita lebih mempromosikan Hari Kemerdekaan Indonesia ke mancanegara dan itu mulai berjalan seperti di Sabang, Aceh yang dilakukan upacara bendera di titik nol kilometer. Juga nanti ada karnaval-karnaval yang tentunya menarik perhatian wisman dan wisnus," lanjutnya.

Arief juga mengatakan Pameran Seni Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia dapat pula menjadi ajang pariwisata. Menurutnya, pengunjung dapat melihat secara langsung lukisan yang sebelumnya tidak dapat dilihat oleh masyarakat awam.

"Tugasnya Kementerian Pariwisata adalah lebih mempublikasikan dan mempromosikan agar wisatawan datang ke Indonesia, khususnya ke pameran lukisan ini," ungkap Menpar Arief Yahya.

Di samping itu, Arief pun berharap perayaan HUT RI tahun ini lebih meriah dan ramai dibanding tahun sebelumnya.

"Inilah kesempatan bagi kita, untuk memanfaatkan acara kebudayaan atau culture event. Dengan begitu negara kita akan semakin dikenal negara lain di berbagai belahan dunia," lanjut Arief.

Untuk lebih memeriahkan lagi, Kemenpar juga menyiapkan event-event pendukung seperti lomba menulis ulasan, lomba foto esai, dan lomba melukis sketsa lukisan yang ada di pameran. Selain itu, ada juga pemilihan undian voting karya favorit dan berbagai hadiah yang sangat menarik.

"Tema 'Indonesia Semangat Dunia' ini menunjukkan keseriusan kita sebagai bangsa, merayakan, menghayati, mengamalkan semangat kemerdekaan yang sudah kita raih dan tahun ini kita memasuki tahun yang ke-73," ujar Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara.

Ukus juga berharap rangkaian kegiatan tersebut akan membangkitkan partisipasi masyarakat untuk kegiatan-kegiatan yang bernuansa kebangsaan, sekaligus membangkitkan kebersamaan serta kebanggaan rakyat Indonesia sebagai bangsa yang besar. (ega/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED