Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Agu 2018 14:30 WIB

TRAVEL NEWS

Prioritaskan Tamu, RI Banjir Pujian saat Evakuasi Turis di Rinjani

Moch Prima Fauzi
detikTravel
Foto: Jenazah pendaki Rinjani asal Makassar dievakuasi pakai Helikopter. (Kanavino-detikcom)
Jakarta - Proses evakuasi terhadap wisatawan mancanegara (wisman) yang terjebak di Gunung Rinjani pasca gempa Lombok mendapatkan apresiasi dari masyarakat internasional. Menurut Ketua Himpunan Hotel dan Restoran Indonesia(PHRI) NTB, Lalu Abdul Hadi Faisal menyampaikan kekaguman para wisman atas upaya yang dilakukan oleh semua pihak.

"Masyarakat internasional memberikan apresiasi besar pada Indonesia. Mereka mengaku belum pernah menemukan bangsa yang menomorsatukan tamu. Indonesia sangat bertanggung jawab kepada seluruh tamunya. Seluruh masyarakat bahu membahu menolong tanpa pamrih," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Lalu Abdul Hadi Faishal, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/8/2018).


Diungkapkan Hadi, salah satu negara yang menyampaikan kekagumannya adalah Malaysia. Menurutnya, masyarakat Malaysia takjub atas keramahan stakeholder pariwisata Indonesia. Terlebih berbagai upaya dan langkah taktis dilakukan stakeholder pariwisata usai gempa. Selain itu beragam fasilitas gratis diberikan mulai dari penginapan, makanan dan minuman, hingga fasilitas lain seperti kesehatan. Para wisatawan juga dibantu mobilitasnya secara maksimal.

"Kami bertanggung jawab mengamankan semua wisatawan. Kenyamanan mereka pasca gempa selalu menjadi prioritas. Kami juga kaget dengan respons positif publik Malaysia ketika mengantar jenazah salah seorang korban meninggal. Mereka sangat berterima kasih atas pelayanan Indonesia. Ini menjadi buah bibir di Malaysia. Kami juga dijamu oleh petinggi Maybank dan Petronas," terang Hadi.

Jenazah warga Malaysia yang menjadi korban gempa telah dipulangkan ke kampung halamannya menggunakan pesawat kargo Garuda dan telah dimakamkan keluarganya. Hadi mengatakan, ucapan terima kasih juga disampaikan langsung oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail. Ia dikatkaan ikut menyambut langsung rombongan pengantar jenazah dari Indonesia.

"Kami dihormati di Malaysia. Publik di sana tahu semuanya, termasuk soal makanan penduduk yang diberikan kepada wisatawan Malaysia sesaat setelah gempa. Mereka takjub karena masyarakat Lombok lebih mengutamakan tamu dan memilih tidak makan. Maybank dan Petronas juga berterima kasih atas layanan bagus bagi 20 orang mereka yang akan mendaki melalui Sembalun," jelas Hadi lagi.

Atas dedikasi tersebut, plakat penghargaan diberikan kepada masyarakat Lombok. Menurut Hadi, penghargaan diserahkan melalui PHRI dari Kerajaan Malaysia melalui Kedubesnya. Pemerintah Malaysia juga berencana berkunjung ke Lombok pada akhir Agustus. Hadi menambahkan, edukasi terkait siklus gempa dan standard pengamanan sudah disampaikan kepada publik Malaysia dan dunia.

"Kami sudah jelaskan semuanya. Siklus gempa ini 40 tahun dan posisinya jauh dari destinasi-destinasi terbaik di NTB. Pokoknya aman semuanya. Mereka ternyata mengerti, termasuk banyak media. Bahkan, melalui perwakilannya, pemerintah Malaysia akan datang ke Lombok. Dan, terlepas dari kondisi juga situasi apapun, pariwisata NTB tetap percaya diri menghadapi berbagai tantangan," lanjut Hadi.

Selain warga Malaysia, respons positif juga disampaikan wisatawan asal Thailand bernama Mutchamon Kaewparuehaschai. Ia memuji tindakan pemerintah RI yang dinilai cepat dalam menangani musibah tersebut.

"Respon pemerintah (Indonesia) cepat dalam menyikapi bencana di Lombok. Mereka sangat bertanggung jawab. Saya saat ini baik-baik saja. Saat gempa saya berada di Danau Segara Anak dan melihat bebatuan turun. Tapi, semua baik saja. Lombok tetap amazing, makanan dan view-nya sangat indah. Ini kali kedua saya ada di Indonesia, sebelumnya Bromo pada 2016," kata Mutchamon.


Simpati pun diberikan warga Malaysia Nur Sakinah melalui media sosialnya. Nur memasang taggar #prayforrinjani. Donasi RM 5 ribu pun ditransfernya bagi warga Senaru, Lombok. Donasi tersebut diharapkan untuk membeli logistik bagi 70 keluarga di sana.

Ucapan terima kasih juga disampaikan dari Kanada oleh Adrian Nadjiwon. Ia menilai Indonesia sukses menyelamatkan ratusan wisatawan yang terjebak di Gunung Rinjani. "From Canada, you hav my most sincerest..thanks", tulisnya.

Sementara itu, mendengar hal tersebut Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku berterima kasih atas apresiasi yang diberikan masyarakat internasional. Menurutnya kesuksesan penanganan evakuasi para wisman di gunung Rinjani menjadi gambaran keramahan masyarakat Indonesia.

"Terima kasih atas berbagai simpati dan apesiasi yang diberikan. Meski dinilai menggembirakan, kami tetap memohon maaf bila ada kekurangan pada tanggap darurat kemarin. Kami gembira karena semua wisatawan dalam kondisi baik. Semua terkendali. Sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk memberi pelayanan terbaik bagi wisatawan. Inilah keramahan dan ketulusan Indonesia," tutup Arief. (ega/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA