Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 27 Agu 2018 16:50 WIB

TRAVEL NEWS

Fakta-fakta Liburan Keluarga ala Orang Indonesia

Shinta Angriyana
detikTravel
Ilustrasi traveling bareng keluarga (Thinkstock)
Ilustrasi traveling bareng keluarga (Thinkstock)
Jakarta - Tren liburan jadi siklus yang populer saat ini. Salah satunya tren liburan bersama keluarga yang hits di masyarakat Indonesia.

Orang Indonesia pun jadi pasar yang paling populer dalam liburan keluarga. Khususnya Asia, yang mendominasi perjalanan keluarga dari keseluruhan turis dunia.

Dilihat detikTravel dalam survei Agoda bertajuk 'Family Travel Trends 2018' yang dilakukan YouGov, Senin (27/8/2018), 18% wisatawan melakukan satu kali liburan keluarga dalam setahun. Sementara lebih dari 34% melakukan lima perjalanan keluarga pada periode yang sama.

Firma periset independen YouGov pada 19-25 Juni 2018. Sebanyak 10.784 responden diwawancarai secara online dan telah berlibur setidaknya sekali selama setahun terakhir. Negara asal para responden adalah Britania Raya (1.503), Amerika Serikat (642), Australia (883), Singapura (947), Malaysia (1.030), Filipina (1.031), Indonesia (1.082), Vietnam (1.032), Thailand (1.078), dan China (1.556). Definisi 'Asia' adalah China, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam. Adapun definisi 'Barat' adalah Britania Raya, Amerika Serikat, dan Australia.

Orang Asia mendominasi tren ini. Sebanyak 77% wisatawan Thailand dan 62% Filipina melakukan lima atau lebih liburan keluarga selama setahun terakhir. Sebaliknya, 7% orang Inggris melakukan lebih dari lima perjalanan keluarga, bahkan 34% orang Britania Raya hanya melakukan satu kali liburan keluarga.

Lalu, bagaimana dengan turis Indonesia?

Dari total keseluruhan. sebanyak 81 persen orang Indonesia bepergian bersama keluarga intinya dalam setahun. 31% bersama keluarga besar, 54% bersama kakek-nenek atau cucu.

Dari segi frekuensi, rata-rata orang Indonesia berlibur 5 kali dalam detahun terakhir. Durasinya, 1-3 malam sekali liburan bersama keluarga.

Dari sisi jenis dan fokus liburan, alasannya bervariasi. Wisatawan Indonesia mayoritas ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga (68%), relaksasi (52%), dan mencoba hal baru (49%) ketika liburan keluarga.

Selain itu, ada juga faktor kekhawatiran orang Indonesia saat liburan. Sebanyak 47 persen adalah sakit. Ada juga faktor kelayakan akomodasi yang dipilih oleh 19 persen responden dan perbedaan pendapat dengan anggota lain sebanyak 13 persen.

Jika dibandingkan dengan wisatawan Britania Raya, angka ini agak berbeda. Sebanyak 27 persen warga Britania Raya malah tidak mengkhawatirkan apapun.

(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA