Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 30 Agu 2018 14:55 WIB

TRAVEL NEWS

Menpar Tinjau Infrastruktur Pariwisata di Lombok Pasca Gempa

Menpar Arief Yahya (tengah) dan Kadisbudpar NTB Faozal (kiri) di Gili Trawangan (dok TCC Kemenpar)
Mataram - Gempa Lombok menyisakan duka hingga kerusakan sejumlah infrastruktur pariwisata. Hari ini, Menpar Arief Yahya datang ke Lombok dan meninjau situasi di lapangan.

Didampingi oleh Kabiro Puskompublik dan Tim Tourism Crisis Center (TCC) Kemenpar, Guntur Sakti, ia membenarkan kalau Arief dan rombongan baru tiba tepat hari ini.

"Menteri Pariwisata (Menpar), Bapak Arief Yahya tiba di Lombok International Airport (LIA) pada Kamis (30/8). Bersama jajaran pejabat eselon 1 dan 2," ujar Guntur via pesan singkat pada detikTravel, Kamis (30/8/2018).

Arief meninjau infrastruktur di Gili Trawangan (dok TCC Kemenpar)Arief meninjau infrastruktur di Gili Trawangan (dok TCC Kemenpar)
Lebih lanjut, dari bandara Arief dan jajarannya akan meninjau sejumlah infrastruktur seperti jalan sekitar bandara hingga terminal menuju 3 gili yang sempat rusak berat akibat gempa.

"Rangkaian Kunker Menpar ke Lombok bersama dengan TCC Lombok dilanjutkan dengan meninjau infrastruktur Terminal Teluk Nara, salah satu akses utama pariwisata menuju 3 Gili," tambah Guntur.

Arief menggunakan Cidomo untuk berkeliling (dok TCC Kemenpar)Arief menggunakan Cidomo untuk berkeliling (dok TCC Kemenpar)
Arief juga meninjau kondisi lapangan di Gili Trawangan. Dijelaskan oleh Guntur, sejumlah pengelola wisata di sana mulai berbenah untuk kembali menyambut wisatawan.

"Meninjau area Gili Trawangan menggunakan cidomo. Pengelola wisata masih bekerja memperbaiki dan menyiapkan amenitas untuk menyambut wisatawan yang sudah mulai berkunjung," ujar Guntur.

Di Gili Trawangan, Arief diketahui mampir ke Pondok Santi dan Vila Ombak Hotel. Keduanya merupakan salah satu yang terdampak oleh gempa.

"Pemilik mengungkapkan bahwa mereka terus bekerja keras untuk menyelesaikan perbaikan kerusakan penginapan yang ditargetkan selesai minggu depan. Pondok Santi menargetkan untuk buka kembali pada tanggal 1 September 2018," jelas Guntur.

Dalam kesempatan yang sama, Arief beserta jajaran dan masyarakat setempat juga sempat melakukan salat taubat di salah satu Posko Trauma Healing POLRI yang berada di Lombok. Arief pun sempat memberikan sepatah dua kata.

"Setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Yang terpenting adalah bagaimana kita menilai musibah yang menimpa kita. Prasangka baik adalah kunci untuk memulihkan trauma," ujar Arief.

Arief dan jajaran melakukan salat taubat (dok TCC Kemenpar)Arief dan jajaran melakukan salat taubat (dok TCC Kemenpar)
Arief dan jajaran juga melakukan penyerahan secara simbolis peralatan kerja pendukung pemulihan pariwisata di 3 Gili oleh Menpar kepada TNI dan POLRI.

Peralatan tersebut berasal dari kalangan industri pariwisata dan dikelola oleh Dinasparprov NTB. Di mana diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan pariwisata yang secara berturut-turut difokuskan di Gili Trawangan, Gili Air, Gili Meno, Senggigi dan Mangsit.


(bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA