Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 05 Sep 2018 19:27 WIB

TRAVEL NEWS

Terungkap! Ini Spot Paling Penuh Virus di Bandara

Bona
detikTravel
Ilustrasi bandara (Thinkstock)
Jakarta - Bandara selalu didatangi ribuan orang setiap hari. Walau besar dan tampak bersih, ada sudut-sudut yang penuh virus mengancam kesehatan wisatawan.

Sebuah studi dari Universitas Nottingham dan Institut Nasional Finlandia mengungkapkan fakta terbaru tentang bandara. Inilah tempat paling penuh virus di bandara, seperti yang diintip detikTravel dari situs resmi Universitas Nottingham, Rabu (5/9/2018).

Menurut studi, sekitar 10 persen dari apa yang traveler sentuh di bandara dapat membawa virus. Dengan mengambil sampel di sekitar Bandara Helsinki-Vantaa, akhirnya diketahui tempat paling kotor yang sering disentuh traveler.

Tempat tersebut adalah baki untuk barang saat pemeriksaan sinar X. Traveler akan dengan sengaja mengambil baki untuk meletakkan barang bawaan untuk diperiksa.

Tak hanya baki pemeriksaan, sejumlah tempat seperti kasir di toko-toko, pegangan eskalator, konter imigrasi, area bermain anak, dan udara di sekitar bandara juga memilki banyak virus dan kuman.

Virus yang paling sering ditemukan adalah rhinovirus, yang menyebabkan flu biasa. Namun ada banyak juga kuman dan virus lainnya.

Untuk itu traveler diharapkan untuk selalu mencuci tangan setelah melakukan pemeriksaan. Traveler juga diimbau untuk menjaga etika ketika sedang batuk di bandara, dengan memakai masker.

"Orang dapat membantu meminimalkan penularan dengan mencuci tangan secara higienis dan batuk di sapu tangan atau menutupnya terutama di tempat umum," ujar Jonathan Van Tam, profesor perlindungan kesehatan di universitas, seperti dilansir dari Travel+Leisure.

Baki sendiri memiliki kecenderungan untuk jadi tempat berkumpulnya kuman di bandara atau di dalam pesawat. Sebuah studi 2015 menemukan bahwa meja lipat di kabin pesawat memiliki bakteri terbanyak.

Ada sekitar 2.155 unit pembentuk koloni per inci persegi dari setiap permukaan di kabin. Traveler seringkali menggunakan baki ini untuk makan atau membaca.

"Tindakan sederhana (cuci tangan) ini dapat membantu mencegah pandemik dan paling penting di daerah ramai seperti bandara yang memiliki jumlah pengunjung tertinggi dan dari berbagai belahan dunia," ungkap Jonathan Van Tam. (bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA