Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 10 Sep 2018 18:40 WIB

TRAVEL NEWS

Menpar Apresiasi Torch Relay Asian Para Games 2018 di Ternate

Tia Reisha
Redaksi Travel
Api Obor Asian Para Games 2018 Diarak di Ternate/Foto: Rengga Sancaya
Api Obor Asian Para Games 2018 Diarak di Ternate/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kepercayaan untuk menggelar kirab obor Asian Para Games 2018 dimanfaatkan dengan baik oleh Kota Ternate, Maluku Utara, yakni untuk memperkenalkan keramahan masyarakatnya. Hal ini terlihat dari sambutan warga setempat yang begitu meriah terhadap Torch Relay Asian Para Games 2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun menilai sambutan hangat dari warga Ternate terhadap kirab obor Asian Para Games 2018 harus mendapat acungan jempol.

"Ini bukti jika Ternate benar-benar siap menyambut Torch Relay Asian Para Games 2018. Ini harus ditiru daerah-daerah lain yang akan dilalui. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperlihatkan potensi daerah. Mulai dari keramahan hingga destinasi wisata. Maksimalkan dengan baik. Ternate sudah memberi standar yang bagus," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Senin (10/9/2018).


Sementara itu, perjalanan api Asian Para Games 2018 di Kota Ternate sangat istimewa karena bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-53 pada Minggu (9/9). Di sana, api Asian Para Games 2018 sempat bersemayam di Kedaton Kesultanan Ternate, Kota Ternate.

Penyerahan api Asian Para Games dilakukan oleh Jou Ngofa, sebutan bangsawan di Ternate, Firman Mudafar Syah kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Api tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua Panitia Penyelenggara Asian Para Games (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari.

Dalam kesempatan tersebut, Imam mengatakan obor Asian Para Games dijadikan simbol persatuan dan peduli disabilitas. Ia pun berharap semangat dan kesuksesan penyelenggaraan serta prestasi pada Asian Games 2018 bisa dilanjutkan pada Asian Para Games III.

"Berjuanglah sekuat tenaga. Ini bukan menyangkut masalah medali saja tetapi menyangkut harkat dan martabat bangsa di forum internasional," tegasnya.

Api yang berasal dari Mrapen itu dinyalakan pada obor lalu dibawa kirab mulai dari Kedaton Kesultanan menuju Landmark Kota Ternate. Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari pun menambahkan perjalanan awal Obor Asian Para Games 2018 resmi dimulai dari Ternate, Maluku Utara.

"Kalau di Solo, Jawa Tengah, api dinyalakan dari sumber api abadi Mrapen. Sekarang perjalanan obor api Asian Para Games III dimulai dengan arakan keliling kota Ternate. Lalu, dibawa ke Makasar, Bali, Pontianak, Medan, Pangkal Pinang, dan ke Jakarta, tepatnya 30 September 2018 untuk pembukaan Asian Para Games III yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 6 Oktober 2018," ujarnya.


Pria yang akrab disapa Okto ini juga menjelaskan Asian Para Games baru pertama kali digelar di Indonesia. "Mari kita jadikan Indonesia sebagai negara peduli dan ramah terhadap kaum disabilitas," tegasnya.

Sementara itu, acara ini juga dihadiri oleh Pangdam Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Naufal Yahya, Gubernur Maluku Utara Abdulgani Kasuba, Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman, dan pejabat setempat. (ega/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

6 Tips Wisata ke Patung GWK

Rabu, 19 Sep 2018 18:45 WIB

Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali menjadi ikon yang digemari turis. Agar wisata ke sana lebih maksimal, simak dulu tips berikut ini.