Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Sep 2018 21:25 WIB

TRAVEL NEWS

Menpar Ingin Tax Refund Buat Turis Dipermudah

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Ilustrasi (Thinkstock)
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Menpar Arief Yahya menilai perlu ada jurus agar turis asing lebih doyan wisata belanja di Indonesia. Salah satunya dengan mempermudah proses Tax Refund.

Jika berbelanja di luar negeri sebagai turis, kita berhak untuk mengajukan Tax Refund karena kita bukanlah objek pajak di negara tersebut. Begitu pula yang berlaku dengan turis asing di Indonesia.

Namun kenyataannya, belum banyak turis asing yang memanfaatkan kebijakan ini. Bukan karena mereka tidak mau, tapi karena prosesnya rumit dan syaratnya yang berat. Menteri Pariwisata Arief Yahya pun ingin agar proses pengajuan Tax Refund ini dipermudah sehingga tidak memberatkan turis.

"Untuk wisata belanja, wisnus tidak masalah. Untuk wisman, ada regulasi yang harus diubah. Dari data, hanya ada 1.000 turis yang mengajukan Tax Refund setiap tahunnya. Mohon maaf, bukan karena tidak ada yang minta, tapi karena susah," ungkap Arief di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Arief pun membandingkan Tax Refund di Singapura dengan di Indonesia. Di Singapura, turis bisa mengklaim Tax Refund hanya dari transaksi sebesar 100 SGD (setara Rp 1 Jutaan). Itupun bisa diklaim dari gabungan 3 kuitansi berbeda yang senilai itu. Itulah yang membuat Singapura dikenal sebagai surga belanja, baik di Asia atau dunia.

Sementara di Indonesia, untuk bisa dapat Tax Refund turis harus berbelanja minimal Rp 5 juta. Itupun harus berasal dari 1 struk/kuitansi. Jika tidak, jangan berharap bisa dapat Tax Refund. Inilah yang ingin diubah Menpar Arief.

"Kalau bisa turunkan nilai transaksinya, jadi per 100 USD (Rp 1,4 juta). Klaimnya juga bisa diperpanjang. Apalagi buat yang border dan berulang kali ke Indonesia. Jangan sebulan, tapi 3 bulan," tegas Arief.

Selain itu, Arief juga ingin agar Factory Outlet dihidupkan kembali. Factory Outlet ini akan memudahkan wisatawan asing buat berbelanja barang yang mereka inginkan.

"Kita belum pumya Factory Outlet yang memudahkan wisman belanja di Indonesia. Factory Outlet digabung dengan Tax Refund akan menjadikan Indonesia surga belanja dunia," tutup Arief. (rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED