Sabtu (22/9/2018) malam, sirine tanda peresmian ditekan oleh Jokowi bersama Presiden ke-5 RI Megawati, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Nyoman Nuarta, dari tengah panggung. Patung Garuda Wisnu Kencana yang gagah menjadi latar dari panggung tersebut.
Tak lama lampu sorot yang mengarah ke panggung dimatikan. Suasana mendadak gelap dan kembang api mulai dinyalakan satu persatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: (Haris/detikTravel) |
Letupan kembang api menyala selama sekitar 7 menit. Terdengar suara tepuk tangan meriah dari para hadirin dengan atraksi kembang api tersebut.
Sebelumnya lewat pidatonya, Jokowi memuji patung GWK yang merupakan buah mahakarya kekinian yang tak kalah dengan Candi Borobudur maupun Prambanan. Dia mengaku bangga dengan hadirnya ikon baru di Bali dan Indonesia tersebut.
"Selesainya mahakarya ini bukan hanya membanggakan masyarakat Bali tapi juga bangsa Indonesia. Ini membuktikan kita bangsa besar bukan hanya mewarisi karya masa lalu seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan. Tapi di era kekinian bangsa kita bisa melahirkan karya mahakarya yang baru yang diakui dan dikagumi dunia," kata Jokowi dalam sambutannya di area GWK Cultural Park di Jl Raya Uluwatu, Ungasan, Kabupaten Badung, Bali.
Sah sudah Garuda Wisnu Kencana diresmikan sebagai landmark baru Indonesia!
Foto: (Haris/detikTravel) |












































Foto: (Haris/detikTravel)
Foto: (Haris/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Struk Belanja Taiwan Bisa Bikin Turis Jadi Orang Kaya Mendadak!