Menpar: Aneh Kalau Investor Tidak Bangun di 10 Bali Baru

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menpar: Aneh Kalau Investor Tidak Bangun di 10 Bali Baru

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Rabu, 26 Sep 2018 15:50 WIB
Menpar: Aneh Kalau Investor Tidak Bangun di 10 Bali Baru
Menteri Pariwisata Arief Yahya (Wahyu/detikTravel)
Jakarta - Pemerintah menanamkan investasi besar untuk membangun 10 Bali Baru. Menpar Arief Yahya pun heran jika masih ada investor yang belum menanamkan modal di sini.

Pemerintah RI sudah mengucurkan investasi yang tidak sedikit demi membangun dan mengembangkan 10 Bali Baru. Ini termasuk stimulus guna memancing para investor agar ikut menanamkan modalnya di sana.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sampai heran jika masih ada investor yang belum menanamkan modalnya di 10 Bali Baru. Padahal pemerintah sudah memodali hampir 50 persen dari nilai investasi yang dibutuhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dari publik investment, kita fifty fifty. 10 Miliar dollar dari pemerintah dan 10 miliar dollar dari swasta. Untuk Bali Baru pemerintah sudah keluar ratusan miliar, di atas 350 Miliar, tapi swasta belum bangun," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara jumpa pers Rakornas Pariwisata III di Dian Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Arief pun mencontohkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung yang pembangunannya masih belum secepat KEK Pariwisata lainnya. Padahal jalan tol dari Serang-Panimbang senilai Rp 7 Triliun sudah dibangun pemerintah untuk membuka aksesibilitas.

"Saya heran banget. Tol sudah jadi, mau beli tanah di Tanjung Lesung juga masih Rp 200 ribu (per meter). Kalau nunggu jadi semua baru bangun, itu namanya swasta nggak adil dengan pemerintah. Aneh kalo orang tidak bangun di Bali Baru," tutup Arief. (sna/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads