Pemerintah RI sudah mengucurkan investasi yang tidak sedikit demi membangun dan mengembangkan 10 Bali Baru. Ini termasuk stimulus guna memancing para investor agar ikut menanamkan modalnya di sana.
Menteri Pariwisata Arief Yahya sampai heran jika masih ada investor yang belum menanamkan modalnya di 10 Bali Baru. Padahal pemerintah sudah memodali hampir 50 persen dari nilai investasi yang dibutuhkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief pun mencontohkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung yang pembangunannya masih belum secepat KEK Pariwisata lainnya. Padahal jalan tol dari Serang-Panimbang senilai Rp 7 Triliun sudah dibangun pemerintah untuk membuka aksesibilitas.
"Saya heran banget. Tol sudah jadi, mau beli tanah di Tanjung Lesung juga masih Rp 200 ribu (per meter). Kalau nunggu jadi semua baru bangun, itu namanya swasta nggak adil dengan pemerintah. Aneh kalo orang tidak bangun di Bali Baru," tutup Arief. (sna/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama