Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 09 Okt 2018 15:30 WIB

TRAVEL NEWS

Wisuda Sekolah Pariwisata, Menpar Harap Lahir SDM Profesional

Akfa Nasrulhak
detikTravel
Menpar Arief Yahya di wisuda STP NHI Bandung (dok Kemenpar)
Menpar Arief Yahya di wisuda STP NHI Bandung (dok Kemenpar)
Jakarta - Sumber Daya Manusia (SDM) profesional di bidang pariwisata sangat dibutuhkan. Terutama untuk mewujudkan target kunjungan wisatawan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mewisuda 550 mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) NHI Bandung di DOME Malabar STP NHI Bandung. Tema yang diangkat dalam wisuda ini adalah 'Wonderful Digital Graduation Day'.

Wisuda terdiri dari 11 mahasiswa Program Pascasarjana, 48 mahasiswa Program Sarjana, 176 mahasiswa Program Diploma IV, dan 315 mahasiswa Program Diploma III. Arief berharap melalui STP ini dapat melahirkan SDM profesional dalam memajukan industri pariwisata.

"Ke depan industri pariwisata akan jadi industri favorit. Karena tidak akan habis bahkan makin berkembang. Karena itu dibutuhkan tenaga-tenaga kepariwisataan yang kompeten di bidangnya," ujar Arief, dalam keterangan tertulis, Selasa (9/10/2018).



Menurut Arief, Sumber Daya Manusia (SDM) profesional di bidang pariwisata sangat dibutuhkan terutama untuk mewujudkan target kunjungan wisatawan. Sebab, pariwisata sudah menjadi industri yang diandalkan menjadi penghasil devisa terbesar.

"Untuk mengolah SDM pariwisata, dibutuhkan sekolah seperti STP Bandung ini. Karena industri pariwisata makin butuh tenaga SDM yang profesional," kata Arief.

Menurut Arief, Kemenpar memiliki target kunjungan 20 juta wisatawan asing pada 2019 dan target perjalanan wisatawan dalam negeri sebanyak 275 juta. Sementara target jumlah devisa Rp 240 triliun.

"Kami berharap, pariwisata bisa memberikan kontribusi 15 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB)," kata Arief.

Sementara itu, Ketua STP NHI Bandung Faisal mengatakan STP NHI Bandung sejak lama telah menggunakan standar global. Khususnya dalam pengelolaan sistem pendidikan. Pada tahun 2017 lalu, STP NHI Bandung berhasil mempertahankan predikatnya sebagai salah satu pencetak lulusan SDM pariwisata berstandar global.



Tahun kemarin juga ditandatanganinya TedQual Certification terhadap 14 program studi pariwisata yang ada di STP NHI Bandung oleh UNWTO dan TedQual Programme Manager yang berlaku untuk tiga tahun hingga 2020.

"Diperbaharuinya sertifikasi ini tentu menjadikan setiap lulusan STP NHI Bandung sudah terstandar global. Sehingga daya saing pariwisata Indonesia pun akan semakin terangkat. Ini juga membuktikan bahwa pariwisata sebagai salah satu leading sektor perekonomian Tanah Air," ujar Faisal.

Faisal menambahkan, sertifikasi ini menjadi bukti bahwa STP NHI Bandung merespons arahan Kemenpar agar dapat menetapkan standar global dalam program pendidikan mencetak SDM andal pariwisata.

"Dalam menjalankan sertifikasi profesi, LSP STP Bandung menggunakan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Standar Internasional (ACCSTP). Juga termasuk Standar Khusus di bidang hotel, restoran, perjalanan, dan pariwisata, baik pada tingkatan operasional maupun manajerial," papar Faisal.

Dijelaskannya, adanya sertifikasi profesi akan lebih memberikan jaminan dan perlindungan dalam memasuki dunia kerja dan usaha di tingkat nasional maupun global.

"Ini sangat diperlukan para lulusan STP NHI Bandung dalam menghadapi liberalisasi tenaga kerja di bidang pariwisata. Sertifikasi ini menjadikan STP NHI Bandung semakin percaya diri dalam memainkan perannya di ranah global," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Arief bersama Ketua STP NHI Bandung Faisal memberikan penghargaan kepada 15 wisudawan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi.

Mahasiswa yang mendapat penghargaan adalah Felicia Tatang (Prodi Administrasi Hotel) dengan IPK 3.88, Fina Rizka Salisa (Studi Akomodasi dan Katering) dengan IPK 3.85, Mira Anindita (Manajemen Bisnis Pariwisata) dengan IPK 3.85, dan Rina Permatasari (Studi Industri Perjalanan) dengan IPK 3.85.

Penghargaan juga diberikan kepada Gracee Putri (Manajemen Divisi Kamar), Kenny Cen (Manajemen Tata Boga), Ajeng Innes Maharani Iskandar (Manajemen Patiseri), Febrynahl Fitra Fadilla (Manajemen Bisnis Perjalanan), Dina Anggraini (Manajemen Bisnis Perjalanan), Mely Syarifah (Manajemen Bisnis Konvensi), dan Devi Andita Aprilia (Studi Destinasi Pariwisata).

Kemudian Bella Agustin (Manajemen Pengaturan Perjalanan), Meyla Puspita Sari (Manajemen Destinasi Pariwisata), Ira Novisa (Manajemen Tata Hidang), dan Stanny Dhamayanty (Program Pascasarjana Manajemen Perjalanan Wisata).

Selain itu, mahasiswa lulusan STP NHI Bandung dibekali sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertfiikasi Profesi (LSP) Pihak Pertama (First Party) STP Bandung. LSP First Party merupakan salah satu unit dari STP NHI Bandung yang bertanggung jawab melaksanakan sertifikasi profesi pariwisata khusus bagi mahasiswa STP NHI Bandung.

Pada Wisuda Oktober 2018 ini, Ketua LSP First Party STP NHI Bandung Lien Maulina menyerahkan secara simbolis sertifikat kompetensi kepada Ketua STP NHI Bandung Faisal.

Selain itu, LSP STP Bandung juga melaksanakan Uji Kompetensi berdasarkan Skema Sertifikasi yang disepakati oleh pihak terkait. Assesor kompetensi internal di STP NHI Bandung saat ini berjumlah 65 assesor dari berbagai macam kompetensi. (mul/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA