Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 20 Okt 2018 22:40 WIB

TRAVEL NEWS

Jatim Specta Night Carnival Berlangsung Meriah di Sumenep

Hilda Meilisa Rinanda
detikTravel
Foto: Jatim Specta Night Carnival (Hilda Meilisa Rinanda/detikTravel)
Foto: Jatim Specta Night Carnival (Hilda Meilisa Rinanda/detikTravel)
Sumenep - Sabtu malam ini terasa begitu meriah di Kabupaten Sumenep. Ada Jatim Specta Night Carnival yang diadakan di sana.

Kerlap-kerlip kereta hias bertabur lampu warna-warni turut menyemarakkan pagelaran Jatim Specta Night Carnival di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tak lupa, berbagai budaya khas Jatim juga tampil dalam pagelaran yang digelar setiap tahun ini.

Selain kereta hias, ada pula tari-tarian khas daerah yang ditampilkan. Tak hanya itu, tabuhan musik tradisional juga ikut menambah riuh semaraknya acara yang telah dihelat kelima kalinya ini.

Ribuan warga pun tumpah ruah di area alun-alun, tepatnya di depan Masjid Agung Sumenep, Madura. Ajang ini memang menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Sumenep. Para warga yang hadir pun nampak berebut mengabadikan momentum.

Dalam pagelaran ini, ada 24 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur yang hadir menampilkan kebudayaannya, seperti Blitar, Sidoarjo, hingga Malang. Tak hanya itu, ada pula provinsi yang menjadi tamu kehormatan seperti DIY Yogyakarta dan Kalimantan Timur.

(Hilda Meilisa Rinanda/detikTravel)(Hilda Meilisa Rinanda/detikTravel)
Sebelum dibuka, nampak persembahan tarian selamat datang khas Kabupaten Sumenep. Tarian ini bernama Tari Muang Sangkal atau yang berarti tarian penolak bala.

Jatim Specta Night Carnival kali ini mengangkat tema Keraton lantaran tuan rumah, Sumenep, merupakan kabupaten yang terkenal dengan banyaknya keraton yang masih terjaga keindahannya.

"Di tahun ini tentu mengangkat citra dan kehebatan Kabupaten Sumenep yaitu pesona budaya keraton. Realitanya memang di Jawa Timur yang masih hebat dan dapat kita nikmati keindahannya adalah ada di Kabupaten Sumenep," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sinarto dalam sambutannya di depan Masjid Agung Sumenep, Madura, Sabtu (20/10/2018).

Sinarto mengatakan ajang ini berkonsep parade di jalanan. Ada arak-arakan kereta hias yang bertabur lampu nan cantik dengan menonjolkan kebudayaan masing-masing daerah. Namun tak meninggalkan corak keraton yang diangkat dalam tema besar.

"Materi yang disajikan berupa arak-arakan seni budaya berbentuk fashion street kendaraan hias yang menekankan kepada artistik, atraktif dan bersikap kolosal dengan menggambarkan atau mengaktualisasi corak budaya keraton," paparnya.

(Hilda Meilisa Rinanda/detikTravel)(Hilda Meilisa Rinanda/detikTravel)
Sementara itu, Bupati Sumenep A Busyro Karim mengatakan pagelaran ini juga turut menyemarakkan peringatan Hari Jadi Kota Sumenep yang ke-749 tahun. Busyro pun memaparkan Sumenep merupakan kabupaten yang kaya akan peninggalan budaya keraton.

"Banyak sekali keraton di sini yang bisa kita kunjungi dari sisi seni budaya dan yang lain-lain termasuk sejarah-sejarah di Kabupaten Sumenep, yang langsung bisa berbicara kepada para pengunjung karena memang itu peninggalan para sesepuh yang ada di Sumenep," ujar Busyro. (krn/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED