Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 12 Nov 2018 08:20 WIB

TRAVEL NEWS

Cerita Penunggu Air Suci di Kawasan GWK Bali

Syanti Mustika
detikTravel
Penunggu air suci di kawasan GWK (Syanti/detikTravel)
Penunggu air suci di kawasan GWK (Syanti/detikTravel)
Badung - Di kawasan Garuda Wisnu Kencana ada namanya Parahyangan Somaka Giri. Ini mata air yang dipercaya sebagai air suci dengan beragam khasiat. Sudah tahu?

Parahyangan Somaka Giri di GWK dijaga oleh pemimpin sembahyang atau orang khusus. Tidak sembarangan orang yang menjaga mata air suci ini. Konon, mata air suci ini tidak pernah kering walau musim kemarau.

detikTravel bersama rombongan media trip Pegipegi berkunjung ke Bali dalam campaign 'Jelajahi Indonesiamu', Minggu (11/11/2018). Kami pun berkunjung ke GWK dan bertemu dengan penjaga air suci ini.

"Air suci ini telah lama ada dan dijaga oleh keluarga saya turun temurun. Saya menjaga mata air ini sejak tahun 1991," ungkap Semi.

Air suci yang dipercaya berkhasiat (Syanti/detikTravel)Air suci yang dipercaya berkhasiat (Syanti/detikTravel)
Lelaki paruh baya ini pun menceritakan bahwa air suci ini mengandung beragam manfaat. Tidak sembarangan orang bisa mengambilnya.

"Air ini untuk penyembuhan beragam penyakit, juga awet muda, untuk pembersihan diri juga. Tidak sembarangan orang yang bisa mengambil air ini, hanya penjaga yang terpilihlah yang bisa," ceritanya.

Semi pun menceritakan dulunya dia sangat bergejolak saat tahu dirinya ditunjuk untuk menjaga air ini. Namun, kelamaan dia pun bisa menerima dan menjalankan takdir yang diberikan Tuhan.

"Awalnya saya bergejolak, kenapa saya? Kenapa tidak orang lain saja? Namun saya menyadari bahwa inilah takdir saya yang diberikan Tuhan. Dan saya menjaga mata air ini bergantian dengan anak saya," tambahnya.

Mengambil air suci ke dalam lubang kecil (Syanti/detikTravel)Mengambil air suci ke dalam lubang kecil (Syanti/detikTravel)
Jika diperhatikan, mata air ini seperti lubang kecil sebesar kepal orang dewasa. Untuk mengambil airnya pun, penjaganya menggunakan gayung kecil dan memasukan lengannya ke dalam lubang.

detikTravel bersama rombongan berkesempatan untuk meminum air suci ini. Sebelum air diserahkan, penjaganya pun berdoa dan meminta izin, kemudian melakukan upacara khusus.

Setelah membacakan doa, kami pun dipercikan air ke kepala masing-masing. Setelah itu kening kami ditempelkan beras. Barulah kemudian air suci tersebut dituangkan ke tangan kami.

"Minum airnya langsung. Airnya harus diminum tiga kali," kata Semi.

Garuda Wisnu Kencana yang megah dari kejauhan (Syanti/detikTravel)Garuda Wisnu Kencana yang megah dari kejauhan (Syanti/detikTravel)
Bagaimanakah rasa airnya? Rasanya sama seoerti air tanah atau air sumur pada umumnya kok. Namun, dipercaya berkhasiat.

"Kami percaya ini adalah air suci dan lubang ini bukanlah buatan manusia. Lubang ini sudah ada dari zaman-zaman dahulu," ujarnya.

Putu Reza, guide yang menemani detikTravel bersama rombongan pun mengatakan bahwa sering kali orang-orang yang memiliki indra keenam, bisa melihat penjaga gaib dari mata air ini.

"Sering kali pengunjung yang memiliki indra ke enam bisa melihat sosok yang berada di sekitar mata air. Dan hanya orang-orang beruntunglah yang bisa menemuinya ," tambah Putu.

Jika traveler penasaran dengan mata air ini, bisa datang langsung melihatnya di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Central Park, di Badung, Bali. Air suci ini berada di dekat patung Dewa Wisnu. (rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED