Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 13 Nov 2018 15:20 WIB

TRAVEL NEWS

Mencuri Ilmu Travel Blogger Farchan Noor Rachman

Afif Farhan
detikTravel
Foto: (Instagram/efenerr)
Jakarta - Jalan-jalan gratis mengiming-imingi traveler untuk jadi seorang travel blogger. Tapi, apa yang harus disiapkan sebelumnya dan apa saja sih suka dukanya?

Dalam episode d'Traveler Corner kali ini, detikTravel kedatangan tamu Farchan Noor Rachman. Seorang travel blogger yang sudah aktif menulis sejak tahun 2011. Tulisan-tulisannya, bisa dilihat pada webiste pribadinya, efenerr.com.

"Saya awalnya menjadi travel blogger sejak program ACI (Aku Cinta Indonesia) dari detikcom di tahun 2011. Saat itu, ke Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara selama 20 hari. Saya disuruh menulis 3 artikel sehari dan setelah mencoba-coba menulis, saya takjub kok bisa ya. Sekalian di masukin blog saja tulisannya," papar Farchan.

Menulis tampaknya merupakan hal dasar yang harus dimiliki seorang travel blogger. Namun tak dipungkiri, masih ada beberapa traveler yang kesulitan untuk menulis. Bagaimana menurut Farchan?

"Yang penting harus berani, menulis mah menulis saja. Kalau ada orang yang bilang tulisan kamu jelek, anggap saja sebagai editan. Selama kita nggak berani menulis, kita nggak akan menulis," tegasnya.

(Instagram/efenerr)(Instagram/efenerr)


Farchan menjelaskan, tulisan seseorang bisa terpengaruh dari buku-buku apa yang dia baca. Sejak SMA, Farchan suka membaca buku-buku sastra yang membuat gaya penulisannya melankonis, puitis dan kritis.

Selain menulis, ada dua hal yang disoroti Farchan untuk menjadi travel blogger. Dua hal tersebut adalah foto dan video, sebab perkembangan zaman membuat dua hal tersebut lebih mudah diakses dan makin mudah dinikmati.

"Tentu, kita sebagai travel blogger harus punya positioning atau personal branding. Supaya, dari banyak travel blogger tapi kamu yang dipilih," ujarnya.

Farchan sudah traveling ke berbagai destinasi dalam dan luar negeri. Ende menjadi tempat favoritnya di Indonesia, sedangkan Peru bikin dirinya sulit berkata-kata.

Apakah benar, kalau travel blogger juga sudah menjadi profesi yang menjanjikan?

Simak selengkapnya perbincangan detikTravel bersama Farchan Noor Rachman di d'Traveler Corner:



(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA