Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 25 Nov 2018 09:10 WIB

TRAVEL NEWS

Branding 'Spirit of Bali', Karangasem Gelar Festival Adat

Foto: Karangasem world cultural festival (Aditya/detikTravel)
Karangasem - Karangasem semakin serius untuk mengenalkan diri sebagai 'Spirit of Bali'. Salah satunya, dengan menggelar festival adat.

Karangasem Cultural Village Festival digelar pada 23-25 November di Desa Jungutan, Karangasem, Bali. Selain untuk ajang branding, lewat festival ini pemda berniat untuk menggeliatkan perekonomian masyarakan pasca-erupsi Gunung Agung.

"Jadi sebenarnya event ini menjadi bagian dari bagaimana masyarakat Karangasem pada khususnya pertama adalah untuk survive di dalam situasi peningkatan aktivitas Gunung Agung, apalagi areal ini jaraknya 10 km dari Gunung Agung masuk masuk zona merah," kata tim ahli Bupati Ida Bagus Agung Gunarthawa di lokasi, Sabtu (24/11/2018) kemarin.

"Justru kondisi seperti ini mengambil sebagai momentum, setelah bencana, sekarang momentumnya Karangasem bangkit untuk sekaligus set up," terangnya.

Bagus mengatakan Karangasem memiliki potensi desa tua tradisional yang otentik di Bali. Dia mencontohkan Desa Tenganan, Buda Keling, dan Jungutan merupakan daerah-daerah yang masih mempertahankan adat dan budayanya.

Foto: Karangasem di Bali (Aditya/detikTravel)


"Yang mana kalau bicara Bali, esensi ke-Bali-an itu otentik di Karangasem, salah satunya desa tua tradisional, Tenganan, Buda Keling, Jungutan, yang diikat dalam Desa Adat Sibetan. Ada cukup banyak dan otentik, simpul-simpul spiritual Bali Pura Besakih, kedua Gunung Agung yang merupakan orientasi masyarakat Bali. Value inilah yang kental sekali berada di Karangasem. Esensi event ini adalah melakukan penguatan terhadap keinginan kami di Karangasem sebagai branding the spirit of Bali, " urainya.

Untuk itulah dia mengajak sejumlah masyarakat desa adat di Nusantara dan juga mancanegara untuk saling berbagi dan mengenal satu sama lain. "Bagaimana Karangasem yang memiliki banyak simpul budaya otentik bisa ditegaskan kembali dengan mengundang negara-negara yang memiliki desa atau etnis/komunitas yang juga indigeneous otentik seperti Aborigin, Maori, Khmu, Ainu, di beberapa daerah Indonesia Dayak, Baduy, Sumba, Kampung Naga dan yang lainnya," ujarnya.

Dia pun berharap event ini bisa digelar secara reguler dan makin banyak budaya yang bisa ditampilkan untuk wisatawan. Bagus optimistis lewat event ini bisa mempertegas Karangasem sebagai Spirit of Bali.

"Target ke depan jadi embrio yang memungkinkan untuk dilakukan reguler, dan langkah yang baik untuk memperbaiki penyelenggaraan, kontennya makin bagus dan kuat. Karena kita yakin event ini akan sangat mempengaruhi percepatan tercapainya cita-cita kita jadi Spirit of Bali," harapnya.



Simak video 'Bali Jadi Destinasi Pernikahan Terbaik 2018 Versi T+L India':

[Gambas:Video 20detik]

Branding 'Spirit of Bali', Karangasem Gelar Festival Adat
(sna/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA