Mendekati libur Natal dan Baru (Nataru), tingkat okupansi hunian hotel di wilayah obyek wisata Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo mulai menunjukkan penigkatan.
Disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kabupaten Probolinggo, Digjoyo Djamaluddin mengatakan, sejak Oktober 2018 lalu sekitar 14 hotel yang berada di wilayah Kecamatan Sukapura, 50 persen sudah dibooking.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: M Rofiq/d'Traveler |
Yoyok menyebut, di tahun 2017 lalu tingkat hunian hotel di wilayah Sukapura pada Nataru, hanya sebesar 72 persen. Hal itu dijelaskan Yoyok, lantaran sejumlah daerah seperti wilayah Pasuruan, Lumajang, dan Malang turut mengemas paket Nataru dengan hiburan musik dan lainnya.
"Dimungkinkan tahun ini, hunian hotel di wilayah Sukapura meningkat dari tahun lalu mas. Karena dari Oktober lalu, 14 hotel dengan total 528 kamar, yang sudah dibooking tembus 50 persen," jelasnya melalui sambungan seluler, Rabu (12/12/2018).
Lanjut Yoyok, animo kunjungan wisatawan ke obyek wisata Gunung Bromo akan naik 1,5 persen, ketika sudah menyentuh puncak perayaan Nataru yakni, 21 Desember hingga 1 Januari 2019 mendatang.
Sementara terkait belanja persediaan logistik, untuk tamu hotel dan restauran, Yoyok menyampaikan, seluruhnya sudah terpenuhi dan diperoleh dari wilayah Kecamata Sukapura.
"Guna mendongkrak animo wisatawan, tahun ini sejumlah hotel di wilayah Kecamatan Sukapura, akan ada juga hiburan musik atau pun tari-tarian mas," tandasnya.
Tonton juga 'Wisatawan Serbu Embun Beku Mirip Salju di Gunung Bromo':
(wsw/wsw)











































Foto: M Rofiq/d'Traveler