Seperti yang dilihat detikTravel dari situs resmi Kedutaan Besar AS di Indonesia, Selasa (25/12/2018) hal ini berlandaskan tsunami yang terjadi Sabtu (22/12) lalu. AS memberikan latar belakang dan imbauan di laman tersebut.
"A tsunami hit coastal areas around the Sunda Strait on 22 December 2018, affecting the Pandeglang, South Lampung, and Serang districts (including the resort area of Anyer). The number of deaths, casualties and destruction of property is still rising. The Government of Indonesia urges tourists to temporarily stay away from Sunda Strait and monitor official Indonesian government websites and social media for the most updated, accurate information," tulis laman id.usembassy.gov.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah AS juga mengimbau warganya untuk mempertimbangkan keperluan jika ingin datang ke Indonesia. Selain itu, juga mengabarkan kerabat dan keluarga terdekat serta melapor ke Kedubes AS di RI, yang berlokasi di Jakarta & Surabaya apabila terkena dampak tsunami atau bencana lainnya.
AS juga memberikan jenis peringatan Level 2: Exercise Increased Caution pada Indonesia. Selain bencana alam, isu terorisme juga jadi hal yang diperhatikan.
Sebelumnya, 3 negara sudah mengeluarkan travel advice terkait Tsunami yang terjadi di Selat Sunda. Beberapa negara tersebut yakni Australia, Inggris dan Kanada. 3 negara tersebut juga memberikan peringatan di daerah lain karena Indonesia berada di zona seismik aktif yang rentan dengan bencana alam. (sna/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru