Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 01 Jan 2019 13:40 WIB

TRAVEL NEWS

Libur Tahun Baru, 170 Ribu Turis Datang ke Nglanggeran Gunungkidul

Gunung api purba Nglanggeran (Pradito R Pertana/detikTravel)
Gunungkidul - Libur Tahun Baru, semua orang pergi jalan-jalan. Desa Wisata Nglanggeran di Gunungkidul kedatangan 170 ribu wisatawan.

"Kalau ditotal ada sekitar 170 ribu orang yang berkunjung ke Desa Wisata Nglanggeran," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Nglanggrean, Mursidi kepada detikTravel, Senin (31/12/2018).

Sambung Mursidi, jumlah tersebut menurutnya karena dipengaruhi adanya tsunami Banten sehingga wisatawan memilih untuk berkunjung ke Desa Wisata Nglanggeran. Selain itu, dijelaskannya, bahwa jumlah tersebut merupakan jumlah kunjungan ke Gunung Api Purba Nglanggeran dan Embung Nglanggeran.

"Untuk wisatawan yang ke sini (Desa Nglanggeran) kebanyakan dari luar daerah (Kabupaten Gunungkidul). Biasanya mereka treking dan kemping di atas (Gunung Api Purba)," ucapnya.

Mengenai perbandingan jumlah kunjungan dengan tahun lalu, Mursidi belum bisa memastikan mengalami peningkatan atau tidak. Mengingat pihaknya belum melakukan perekapan jumlah kunjungan wisatawan secara keseluruhan untuk tahun 2018.

Sebelumnya diberitakan, sepinya kunjungan ke Pantai selatan membuat Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Gunungkidul menyiapkan destinasi wisata alternatif. Hal itu dilakukan agar target kunjungan wisatawan tercapai.

Destinasi tersebut merupakan Kawasan Strategis Pariwisata (KSP) destinasi non pantai dan berada di Kabupaten Gunungkidul bagian utara. Merujuk data dari Dinpar Gunungkidul, KSP IV memiliki daya tarik wisata alam berupa pegunungan dan air terjun dengan pendukung wisata pendidikan, konservasi dan petualangan. Berikut kawasan wisata tersebut :

1. Gunung Api Purba Nglanggeran (geosite), Gunung Butak, dan air terjun Banyunibo sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan, keluarga dan petualangan.
2. Kebun Buah Durian dan Kakao serta pasar buah di Kecamatan Patuk sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan dan keluarga.
3. Taman Hutan Raya Bunder sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata konservasi, pendidikan, keluarga dan petualangan.
4. Telaga Kemuning, Lokasi Outbound Jelok sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan, konservasi dan relaksasi.
5. Hutan Wanagama sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan dan konservasi.
6. Air Terjun Sri Getuk, Gua Rancang Kencana sebagai kawasan wisata alam berbasis wista pendidikan, keluarga, dan petualangan.
7. Kerajinan Batik Kayu Bobung sebagai kawasan wisata berbasis wisata pendidikan dan budaya.

Sedangkan KSP V terdiri dari kawasan wisata yang didominasi Gua dengan daya tarik unggulan berupa bentang alam karst. Adapun tempat wisata tersebut meliputi :

1. Gua Pari, Gua Si Oyot, Gua Ngingrong, Gua Paesan, Gua Cokro, Gua Gremeng, Gua Nglengket, Gua Seropan (Gombang-Ngeposari), Gua Bribin, Gua Jlamprong dan Gua Song Gilap sebagai kawasan wisata alam bentang alam karst, berbasis wisata pendidikan dan petualangan.
2. Gua Braholo sebagai kawasan wisata alam bentang alam karst berbasis wisata pendidikan dan budaya.
3. Gua Pindul, Gua Sriti, Kali Suci, Gua Gelatik, Gua Buri Omah, Gua Jomblang, Gua Grubug sebagai kawasan wisata alam bentang alam karst, berbasis wisata susur sungai bawah tanah.
4. Bendungan Simo/Dam Beton, Water Byur, Susur Sungai Oyo, Telaga Jonge, dan Telaga Mliwis Putih sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata tirta.
5. Gunung Kendil sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan dan relaksasi.
6. Situs Megalitikum Sokoliman, Makam ki Ageng Giring, dan Makam Ki Ageng Wonokusumo sebagai kawasan wisata berbasis wisata budaya.

Terakhir, KSP VI terdiri dari kawasan wisata non Pantai dengan mengusung daya tarik unggulan yang sarat akan nilai budaya serta sejarah seperti :

1. Petilasan Gunung Gambar dan Candi Risan sebagai kawasan wisata alam pegunungan berbasis wisata sejarah, pendidikan dan budaya.
2. Taman Keanekaragaman Hayati Hutan Wonosari sebagai kawasan wisata alam pegunungan berbasis pendidikan, konservasi dan budaya.
3. Air Terjun Jurug sebagai kawasan wisata alam berbasis keluarga.
4. Kebun Buah Mangga Malam sebagai kawasan wisata alam pegunungan berbasis pendidikan, keluarga. (fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA